Ketua Komisi Informasi Provinsi Kaltim : PPID Tarakan Terbaik Se-Kaltim

Ketua Komisi Informasi Provinsi Kaltim : PPID Tarakan Terbaik Se-Kaltim
Diskominfo Kota Tarakan,– Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Kaltim, Jaidun SH. MH.,menilai Pejabat Pengelola Inormasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Tarakan adalah yang terbaik saat ini di wilayah Kaltim, karena telah mewujudkan e-Government.

Perkembangan dan kemajuan yang saya lihat di Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kota Tarakan ini sangat baik, terlebih dengan adanya Ruang Media Center Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Bisa dikatakan PPID di Kota Tarakan ini adalah yang terbaik di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan menjadi salah satu upaya dari pemerintah Kota Tarakan guna mewujudkan system e-Government,” ujar Jaidun kepada Tarakan News, usai berkunjung ke Diskominfo Tarakan, Rabu (09/10) lalu.

Jaidun paparkan, maksud dan tujuan ia datang ke Tarakan merupakan bagian dari rangkaian program kerja komisi informasi, untuk melakukan monitoring dan evaluasi tentang keterbukaan informasi publik kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), karena hal tersebut merupakan sebuah komitmen yang dijalanakan Komisi Informasi, sesuai dengan undang-undang.
Dan perlu diketahui, Kota Tarakan merupakan kota pertama di Kalimantan Timur yang telah miliki PPID plus sarana dan prasarananya, selain itu PPID Tarakan dinilai paling lengkap dan siap.

Sejak tahun 2012, saya sudah diberi laporan tentang PPID Kota Tarakan. Website yang dimiliki dan Pelayanan Publiknya sudah cukup bagus,” imbuhnya.

Bahkan PPID Kota Tarakan dibentuk lebih dahulu dari pada PPID Provinsi Kaltim, dan hal ini patut diapresiasi,” tegas Jaidun.

Disisi lain, Jaidun menyayangkan masih banyaknya Kabupaten/Kota lain diwilayah Kaltim yang belum memiliki PPID. Bahkan masih ada yang Pemda yang belum tahu dan mengerti tentang apa itu PPID, padahal menurut Jaidun KI Provinsi Kaltim sendiri sering lakukan sosialisasi terkait PPID.

Belum lagi dengan adanya Ruang Media Center, dimana para awak media yang terdiri dari media cetak, elektronik, dan online, dapat bertemu langsung dengan narasumber dari unsur SKPD, FKPD, BUMN, LSM, atau kelembagaan lainnya, terkait hal - hal apa yang ingin disampaikan/dipublikasikan kepada masyarakat.

Tidak susah untuk mendirikan PPID, sangat gampang, namun harus dimulai dari hati. Pemkab atau Pemkotnya jangan setengah – setengah, kalau bersih di internal dan eksternalnya tidak usah takut,” tegasnya.

Dengan adanya Media Center, keterbukaan informasi publik dapat lebih jelas, dan masyarakat dapat lebih tahu tentang banyak hal, hal ini menunjukan bahwa Kota Tarakan mempunyai good government,” ungkap Jaidun.

Jaidun harap dengan adanya PPID, masyarakat dapat lebih aktif untuk mengetahui program dan hasil kerja apa saja yang sudah dilakukan oleh semua unsur pemerintahan dan pihak terkait.
Selain itu Jaidun berpendapat, dengan terbentuknya Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kota Tarakan dapat menjadi contoh atau acuan bagi Pemprov Kaltara untuk segera membentuk KI, sehingga tidak lagi bergantung pada Provinsi Kaltim, demi terciptanya `good and clean government.`

Sementara itu, Kadiskominfo Kota Tarakan, H. Ruslan Arifin SE berharap pemkot melalui SKPD yang ada di dalamnya, dapat lebih membuka diri dan transparan dalam menginformasikan berbagai kegiatan yang pada dasarnya menggunakan anggaran negara.

Undang - Undang KIP sudah mengamanahkan bahwa setiap pengguna anggaran negara, baik dari jajaran pemerintah kota maupun organisasi seperti KONI, MUI dan lainnya dapat dikawal dengan ketat oleh masyarakat,” tegas Ruslan.

SGT – DD, Diskominfo Tarakan.

Sumber : www.tarakankota.go.id

Tarakan Pajang Batik dan Kepiting pada APEC 2013 Bali

Tarakan Pajang Batik dan Kepiting pada APEC 2013 Bali
Tarakan,– Dari 500 Kabupaten/Kota se-Indonesia, hanya 18 Kab/Kota yang diundang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pasific Economic Cooperation (KTT APEC) 2013 di Bali. Dari 18 Kab/Kota tersebut, salah satunya adalah Kota Tarakan. Kesempatan berharga tersebut tidak disia – siakan oleh Pemkot Tarakan untuk pajang dan pamerkan produk unggulannya, yakni Batik dengan motif khas Tarakan dan Kepiting.

Kepada Tarakan News, Walikota Tarakan, H. Udin Hianggio, mengatakan, sebagai salah satu kota yang menghadiri KTT APEC, tentu saja hal tersebut patut dibanggakan karena banyak hal bisa dimanfaatkan pada sidang tersebut.

Tarakan kan memiliki banyak potensi yang bisa dijadikan unggulan, kita ada kepiting termasuk kepiting soka dan batik yang dirancang dengan motif khas Tarakan, Semuanya bisa kita tampilkan dan pamerkan kepada dunia,” ungkapnya, Senin (07/10).

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Tarakan yang semakin menggeliat, Udin Hianggio tuturkan, motif Batik Tarakan saat ini cukup pantas untuk dikenalkan kepada khalayak, karena miliki ciri khas tersendiri dan berbeda dengan motif batik dari daerah lainnya.

Batik Tarakan memiliki ciri khas yang unik daripada batik - batik yang dihasilkan daerah lainnya di Indonesia,” ulasnya.

Seperti kita ketahui, APEC merupakan kerjasama ekonomi antar negara se-Asia Pasifik yang bertujuan mengukuhkan pertumbuhan ekonomi dan mempererat komunitas negara - negara di Asia Pasifik. Saat ini, APEC miliki 21 anggota negara, dan kebanyakan adalah negara yang memiliki garis pantai ke Samudra Pasifik.

Meskipun begitu, kriteria keanggotaan APEC yaitu setiap anggota adalah lebih kepada ekonomi terpisah, dibandingkan dengan negara terpisah. Sebagai hasilnya, dalam menyebut anggotanya, APEC menggunakan istilah ekonomi anggota, bukan negara anggota. KTT APEC diadakan setiap tahun di negara-negara anggotanya secara bergilir, dan tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah.

SGT – OZ – DD, Diskominfo Tarakan

Sumber : www.tarakankota.go.id (10 Oktober 2013)

Walikota Merasa Bangga Pemkot Tarakan Raih WTP, Karena Sebelumnya 4 Tahun Berturut Turut Hanya Dapat WDP

Walikota Merasa Bangga Pemkot Tarakan Raih WTP, Karena Sebelumnya 4 Tahun Berturut Turut Hanya Dapat WDP
Tarakan,- Walikota Tarakan, H. Udin Hianggio, sangat mengapresiasi dengan piagam penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang baru saja diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dari Kementrian Keuangan RI, Kamis (12/09). Karena sebelumnya 4 tahun berturut – turut (2008-2011), Pemkot Tarakan hanya dapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“Kita cukup bangga, karena setelah empat tahun berturut-turut mendapatkan WDP (Wajar Dengan Pengecualian), dan dengan segala upaya yang kita lakukan dalam melakukan perbaikan terhadap temuan-temuan yang disampaikan oleh BPK RI, Alhamdulillah kita akhirnya berhasil mendapatkan prestasi tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah,” ujarnya.

Menurut Udin, penghargaan yang baru diterimanya merupakan upaya dan kerja keras dari seluruh SKPD di lingkungan Pemkot Tarakan, dan tentunya didukung oleh DPRD serta seluruh komponen masyarakat.

Walikota harap prestasi dan pencapaian ini dapat terus dipertahankan oleh siapapun yang akan melanjutkan kepemimpinannya sebagai Walikota Tarakan yang akan resmi berakhir pada 1 Maret 2014.

Opini WTP merupakan predikat atau opini terbaik atas audit laporan keuangan pemerintah pusat maupun daerah yang diberikan oleh BPK RI atas pelaksanaan APBN/APBD setiap tahun anggaran. Di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, hanya Kota Tarakan dan Kabupaten Kutai Kartanegara yang berhasil mendapatkan opini WTP dari BPK RI, pada tahun 2012 lalu.

SGT - DD, Diskominfo Tarakan

Sumber : Diskominfo

Walikota Tarakan : Adipura Hasil Kerja Seluruh Staf dan Masyarakat

Walikota Tarakan : Adipura Hasil Kerja Seluruh Staf dan MasyarakatTarakan,- Walikota Tarakan, H. Udin Hianggio katakan penghargaan Adipura yang baru saja di terima Kota Tarakan merupakan buah dari kinerja semua staf di Pemkot Tarakan khususnya Dinas Kebersihan Pertamanan dan Perkuburan (DKPP) serta seluruh lapisan masyarakat.

“Adipura ini merupakan hasil dari kerja seluruh staff yang ada di pemerintah kota Tarakan bersama dukungan penuh masyarakat kota Tarakan secara keseluruhan,” ujar Udin Hianggio sesaat setelah terima Adipura 2013 di Istana Negara Jakarta, Senin (10/06).

Menurut Udin, hal tersebut patut disyukuri bersama-sama, dimata Udin perhatian terhadap masalah kebersihan lingkungan masyarakat kota Tarakan memiliki kesadaran yang cukup tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan meraih penghargaan Adipura yang ke – 6, dengan ranking yang meningkat dari tahun sebelumnya, yakni rangking ke 46 jadi ke 35.

Namun pemikiran Udin, masih banyak hal – hal yang perlu diperhatikan lewat penghargaan Adipura tahun 2013, misalnya beberapa faktor yang masih menjadi perhatian khusus dari sisi penilaian kebersihan lingkungan, seperti lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Untuk kedepan ada beberapa hal yang masih perlu kita tingkatkan dan saya melihat posisi tempat pembuangan sampah kita harus ada perhatian khusus,” jelasnya.

“Karena yang ada sekarang ini (red, TPA) sangat terbatas, tapi sangat memungkinkan untuk kita kembangkan dan menambah pembahasan pembebasan sambil kita menunggu penyelesaian TPA yang berada di Juwata Kerikil karena masih memerlukan sebuah proses dan itu tidak mudah” lanjutnya.

SGT – DD

Sumber : Diskominfo (11 Juni 2013)

Vania Tantia Raih Nilai Tertinggi UN se-Tarakan

Vania Tantia Raih Nilai Tertinggi UN se-Tarakan
Ruang Kenawai Kantor Walikota Tarakan,– 10 pelajar SMA/SMK sederajat berprestasi yang berhasil raih nilai tertinggi saat Ujian Nasional (UN) dapat reward dari Pemerintah Kota Tarakan berupa beasiswa yang diberikan langsung oleh Walikota Tarakan H. Udin Hianggio, didampingi Asisten 3 dr. Wiprartono Soebagiyo dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan Tajuddin, Kamis (30/05). Dan pelajar yang berhasil raih nilai UN tertinggi adalah Vania Tantia siswi SMA Frater Don Bosco, dengan nilai UN 54,60 (nilai rata-rata 9,10), berhak terima beasiswa Rp 15.000.000,-.

Peringkat kedua Cindy Alicia Winata siswi SMAN 1 dengan nilai UN 54 (nilai rata-rata 9,00) dapatkan beasiswa Rp. 13.000.000,-, kemudian Dhita Irma Yunita siswi SMAN 1 dengan nilai UN 53,35 (nilai rata-rata 8,89) berhak dapat beasiswa sebesar Rp 11.000.000,-, disusul Saldy Akram pelajar SMKN 1 dengan jumlah nilai UN 53,49 (nilai rata-rata 8,87) berhak menerima beasiswa sebesar Rp 9.000.000,-.

Menyusul Nurhikmah siswi SMKN 1 dengan total nilai UN 53,15 (nilai rata-rata 8,78) dapat beasiswa Rp 7.500.000,-, lalu Mardhiyyah siswi SMAN 1 dengan nilai UN 52,45 (nilai rata-rata 8,74) berhak terima beasiswa Rp 6.500.000,-, setelah itu Nita Hesti Kurnia siswi SMAN 1 dengan nilai UN 51,65 (nilai rata-rata 8,60) berhak dapat beasiswa Rp 5.500.000,-, diperingkat 8 Fitri Firdausi siswi SMAN 1 jumlah nilai UN 51,5 (nilai rata-rata 8,58) raih beasiswa sebesar Rp 4.500.000,-, peringkat 9 Vera Chandra dengan nilai UN 50,85 (nilai rata-rata 8,47) berhak terima beasiswa senilai Rp 3.500.000,-, dan pelajar terakhir yang masuk 10 besar yakni Romi, SMKN 1 jumlah nilai UN 53,84 (nilai rata-rata 8,46) yang terima beasiswa sebesar Rp 2.500.000,-.

Walikota Tarakan, H. Udin Hianggio katakan, pihaknya mewakili Pemkot Tarakan merasa bangga atas prestasi yang telah diraih oleh siswa - siswi berprestasi tersebut. Udin ucapkan terima kasih serta penghargaan tak terhingga kepada para orang tua, pihak sekolah ataupun pihak-pihak lainnya yang ikut membantu dan memberikan arahan kepada mereka.

Udin berpesan mereka yang berprestasi agar tidak cepat puas terhadap apa yang baru saja berhasil diraih. Kedepan harus ditingkatkan lagi, belajar, belajar, dan terus belajar, agar program Pemkot menjadikan Kota Tarakan sebagai Kota Pendidikan dapat terealisasi dengan baik.

“Untuk beasiswa, saya harap dapat digunakan sebaik-baiknya, belajar lebih giat lagi dan selalu ingat kepada sang pencipta serta orang tua,” pungkas Udin. Acara tersebut juga dihadiri oleh orang tua siswa, unsur LPM, Dewan Pendidikan Kota Tarakan, serta tamu undangan lainnya.

SGT – DD

Sumber : Diskominfo (01 Juni 2013)

Tarakan Raih WTN Kelima Kalinya

Tarakan Raih WTN Kelima Kalinya
Ruang VVIP Bandara Juata,- Kota Tarakan kembali raih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) kelima kalinya, untuk Bidang Lalu Lintas kategori Kota Sedang. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Kementrian Perhubungan Pusat dan diterima langsung oleh Walikota Tarakan H. Udin Hianggio di Jakarta, Senin (06/05).

Udin katakan, mewakili Pemerintah Kota dan masyarakat Tarakan, dirinya selaku Kepala Daerah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Kepolisian Resort Kota Tarakan, serta Dinas Perhubungan Kota Tarakan yang tiada lelah, bekerja keras memberikan arahan kepada para pengendara, sehingga lalu lintas menjadi tertib, aman, dan lancar.

“Saya mengharapkan apa yang sudah dicapai, dapat terus dipertahankan dan bisa dijadikan motivasi, agar Kota Tarakan dapat menjadi Kota yang lebih disiplin lagi dalam hal berlalu lintas. Namun di sisi lain, peranserta dari masyarakat Kota Tarakan sendiri juga sangat diharapkan,” imbuh Udin.

Setelah mendarat di bandara Juata, penghargaan WTN kemudian diarak keliling melalui jalan protokol Tarakan, dimulai dari halaman Ruang Tamu Khusus Bandara Juata menuju Jl. Mulawarman – Jl. Yos Sudarso – Jl. Kusuma Bangsa – Jl. Teuku Umar – Jl. Halmahera – Jl.Kalimantan dan finish di Kantor Walikota Tarakan.

SGT – DD

Sumber : Diskominfo (09 Mei 2013)

Tim Penggerak PKK Kota Tarakan Raih Tujuh Penghargaan

Tim Penggerak PKK Kota Tarakan Raih Tujuh Penghargaan
Rumah Dinas Walikota Tarakan,- Tim Penggerak PKK Kota Tarakan berhasil raih 7 penghargaan prestasi dalam rangka Peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteran Keluarga (HKG- PKK) ke-41 dan Pelaksanaan Bulan Bahkti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke- X tahun 2013 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang diselenggarakan di Kota Bontang, mulai tanggal 7 s/d 9 April 2013 dipusatkan di Hotel Oak Tree Jalan Arif Rahman Hakim.

Tujuh penghargaan prestasi tersebut yakni Juara Harapan I Lomba Penyuluhan PHBS, Juara Harapan II Lomba Banner PKK, Juara Harapan II Lomba Penyuluhan PKBN oleh Rusmawati, Juara Peringkat III Lomba KB Kes, Peringkat keempat Lomba PHBS di Rumah Tangga, Juara Harapan I Lomba Pameran UP2K, dan Peringkat II Tim Penggerak PKK Berprestasi Dalam Rangka Penganugerahan Panji Keberhasilan Pembangunan Kaltim 2012.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tarakan, Hj. Zuleha Udin Hianggio mengucapkan selamat kepada kader-kader PKK Kota Tarakan yang telah berhasil meraih prestasi bagi Kota Tarakan.

“Saya ucapkan selamat kepada semua kader PKK Kota Tarakan, karena keberhasilan ini tidak terlepas dari para kader PKK Kota Tarakan dan masyarakat Kota Tarakan,” ucap Zuleha, Jum`at (12/04).

Zuleha juga berpesan agar tahun depan Tim Penggerak PKK Kota Tarakan dapat lebih meningkatkan prestasinya.

“Saya harap kader-kader PKK bisa berlatih dengan giat untuk dapat berprestasi minimal bisa mempertahankan prestasi yang sudah ada,” ucapnya.

Zuleha katakan, dari delapan lomba yang dipertandingkan, hanya ada satu lomba yang tidak diikuti oleh Tim Penggerak PKK Kota Tarakan, yakni Lomba Busana Nasional Etnik Daerah.

"Hanya Lomba Busana Nasional Etnik Daerah yang tidak kita ikuti," katanya.

Delapan jenis lomba tersebut, yaitu, Lomba Pidato Penghargaan Pelaksanaan 10 Program PKK, Lomba Paduan Suara, Lomba Penyuluhan PKBN ( Pelatihan Kepribadian Bela Negara), Lomba Cipta APE (Alat Permaianan Edukatif), Lomba BKB (Bina Keluarga Balita), Lomba UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga), Lomba Busana Nasional Etnik Daerah, dan Lomba Penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Bagi Kader Kesehatan.

Tak hanya itu, Zuleha mengucapkan terimakasih kepada tim penggerak PKK Kota Tarakan yang selama kepemimpinannya telah memberikan yang terbaik bagi PKK Kota Tarakan. Sebab tahun ini merupakan tahun terakhir Zuleha menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tarakan.

“Tahun depan sudah tidak mungkin lagi, karena periode kemimpinan pak Udin Hianggio akan berakhir. Untuk saya ucapkan terimakasih sekali lagi atas bantuannya selama ini dalam kegiatan yang dilakukan Tim Penggerak PKK Kota Tarakan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut PKK Kota Tarakan dipimpin langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tarakan Hj Zuleha Udin Hianggio, dengan membawa 48 kadernya.

SGT – DD – OZ

Sumber : TarakanKota (15 April 2013)

Tarakan Akan Miliki Kolam Renang Berskala Internasional

Tarakan Akan Miliki Kolam Renang Berskala InternasionalHotel Seruni, Cisarua Bogor, - Tahun ini Pemkot Tarakan telah memprogramkan untuk bangun kolam renang berskala internasional. Hal tersebut terungkap saat Walikota Tarakan, H Udin Hianggio memberikan sambutan saat dirinya menerima penghargaan dari Persatuan Renang Seluruh Indonesia, Jum`at (05/04).

Penghargaan tersebut diberikan langsung Ketua Umum PB PRSI, Hilmi Panigoro kepada Udin Hianggio, karena dianggap sebagai orang yang peduli dengan olahraga renang.

Bahkan dalam acara tersebut, Udin merupakan satu - satunya kepala daerah yang mendapatkan kesempatan untuk memberikan sambutan. Udin mengaku, sangat kaget dengan penghargaan yang diterimanya. Pasalnya sebagai kepala daerah, ia memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam membangun infrastruktur olahraga, termasuk kolam renang di Tarakan.

"Sebab saat ini kolam renang kita ini masih peninggalan zaman belanda. Meskipun peninggalan zaman Belanda, namun dari kolam renang inilah beberapa atlet renang kita sudah ada yang berprestasi, tidak hanya tingkat Kota, tapi tingkat Provinsi Kaltim hingga tingkat nasional,” jelasnya.

“Jika rencana pembangunan kolam renang berskala internasional ini dapat dilakukan saya yakin akan banyak anak-anak di Kota Tarakan yang berprestasi di olahraga renang,” lanjutnya.

Direncanakan pembangunan kolam renang bertaraf internasional ini akan berada dikawasan dekat Masjid Raya Baitul Izzah yang terletak di Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur.

“Untuk lebih mengetahui secara teknis pembangunannya langsung saja ke DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang),” imbuh Udin.

Udin tambahkan, penghargaan yang ia terima ini dipersembahkan bagi masyarakat, pelatih, pembina dan atlet renang di Kota Tarakan.

“Saya berharap penghargaan yang saya terima ini dapat memberikan motivasi para perenang Kota Tarakan untuk lebih giat berlatih, meraih prestasi hingga ke tingkat nasional dan internasional,” harapnya.

Selain Udin Hianggio, kepala daerah yang mendapatkan penghargaan serupa, yakni, Walikota Bogor dan Mataram. Udin menambahkan, pengurus PRSI berharap dengan adanya provinsi Kaltara sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB), prestasi olahraga renang di Kaltara lebih berkembang.

SGT - DD

Sumber : diskominfo (13 April 2013)