Tarakan BAIS | Tarakan Smart City | Tarakan Kota Pendidikan | Tarakan Berprestasi | Tarakan The New Singapore | Promosikan Tarakan Lewat Blog Demi Indonesia Yang Lebih Baik
Home » » Dua Ribu Pelajar Tarakan dari Keluarga Miskin Bakal Terima Bantuan

Dua Ribu Pelajar Tarakan dari Keluarga Miskin Bakal Terima Bantuan

TARAKAN - Hingga kemarin (11/7), Dinas Pendidikan Kota Tarakan mencatat sekitar 2 ribu siswa tidak mampu terdaftar sebagai penerima bantuan anggaran pendidikan Pemerintah Kota Tarakan tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Sudirman mengatakan, bantuan ini diperuntukkan bagi siswa sekolah swasta yang terkendala biaya sekaligus menekankan agar seluruh orang tua menyekolahkan anaknya.

“Semua anak wajib sekolah, tidak boleh ada yang tidak sekolah karena ini amanat undang-undang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, kemarin (11/7).

Wajib sekolah ini, kata Sudirman, ditegaskan Pemerintah Kota Tarakan dengan cara menggelotorkan anggaran sekitar Rp 4 miliar lebih untuk meringankan beban orang tua siswa kurang mampu. “Anggaran ini memang masih jauh dari harapan orang tua, namun inilah kerja keras pemerintah,” katanya.

Meski masih dianggap kurang, namun dana BOS (Biaya Operasional Sekolah), lanjut Sudirman, juga turut membantu pembiayaan sekolah siswa tidak mampu. “Bantuan ini besarannya memang kurang, tapi kalau ditambah dana BOS, bisa lebih juga,” terang mantan kepala SMA 1 Tarakan ini.

Sudirman juga menerangkan, penyaluran bantuan ini sesuai dengan jenjang yang dijalani siswa dan diupayakan untuk siswa yang duduk di sekolah swasta.

“Yang negeri kan sudah gratis, jadi tidak perlu lagi, tinggal yang swasta,” katanya.

Bagaimana caranya agar siswa tidak mampu ini bisa terdaftar? Yang bersangkutan cukup melapor kepada pihak sekolah bersangkutan. Bahkan, yang dipersiapkan juga tidak terlalu membebani dengan membawa bukti bahwa orang tua tersebut tidak mampu dan keterangan anak itu adalah benar-benar anak dari warga tidak mampu itu. “Cukup membawa SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) dari kelurahan dan kartu keluarga (KK) serahkan ke pihak sekolah dan sekolah serahkan kepada kita, kenapa juga mau dipersulit, gampang,” kata Sudirman kepada Radar Tarakan kemarin (11/7). “Anggaran ini mulai dihitung Agustus nanti,” ujarnya. (nat)

Sumber : radartarakan.co.id (12 Juli 2011)

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda