Pulau Sadau Mau Dijadikan Wisata Bahari

Akan Bangun Jembatan Tarakan-Pulau Sadau

Pulau Sadau Mau Dijadikan Wisata BahariTARAKAN - Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kota Tarakan Muhammad Idrus mengatakan, banyak konsep pariwisata yang masih dapat digali di Kota Tarakan. Tidak terkecuali di Pulau Sadau. Namun, seperti apa konsep secara gamblangnya, baru akan dipaparkan Disbudparpora setelah lebaran kepada kepala daerah dan DPRD.

“Kami sudah membuat program penggalian potensi wisata yang masih menjanjikan. Dengan perencanaan, yang ada sekarang akan dikembangkan dan kami akan menggali yang lain. Itu yang akan kita upayakan,” kata Idrus kepada wartawan, kemarin. Menurutnya, Kota Tarakan memiliki kualitas wisata yang baik yang cukup besar dan menjanjikan, namun sayang itu semua belum tergali dengan maksimal. “Sehingga kami akan membuat paparan penggalian potensi wisata, multi tema di Tarakan,” ujarnya.

Khusus untuk Pulau Sadau, tambahnya, sebenarnya sudah diperdakan untuk dijadikan kawasan wisata. Bahkan, Disbudparpora memiliki perencanaan untuk menjadikan Pulau Sadau sebagai pulau wisata dengan konsep wisata bahari, wisata nelayan tradisional dan wisata maritim. “Nantinya disana ada rumah-rumah nelayan tradisional, perahu, alat tangkap bahkan restoran nelayan tradisional. Semua serba tradisional sehingga nanti kita akan melihat pulau khusus tradisional dan wisatawan pun dapat menggunakan langsung fasilitas tradisional yang ada disana,” jelasnya.

Termasuk jika ada wisatawan dari luar negeri, mereka bisa menginap seminggu bahkan lebih di pulau tersebut. Meski begitu, pihaknya tetap tidak akan menghilangkan mata pencaharian utama warga pulau Sadau sebagai nelayan. “Kami sifatnya hanya membantu membuatkan prasarana penunjang mereka,” tandas Idrus.

Untuk perencanaan, pihak Disbudparpora akan bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). “Karena PU akan membuat jembatan penyeberangan Tarakan-Pulau Sadau dari Juata. Dan nantinya akan berkembang sampai ke Bulungan,” ungkapnya.

Konsep pulau tersebut, sama dengan Pulau Sentosa di Singapura yang memiliki ikon patung Singa. Sehingga tidak menutup kemungkinan, akan dibangun patung di Pulau Sadau yang akan menjadi ikon ciri khas Tarakan. “Kami dari pariwisata hanya memaparkan konsepnya saja, semuanya ada di tangan pengambil keputusan. Kalau memang mau dibiayai cepat tentu akan ada perubahan, kalau tidak kita serahkan ke pengambil kebijakan saja,” pungkasnya.(ddq)

Sumber: RadarTarakan (24 Agustus 2010) Borneo

Walikota Tarakan Terima Penghargaan Satyalencana Pembangunan

Walikota Tarakan Terima Penghargaan Satyalencana PembangunanTARAKAN, Walikota Tarakan, Udin Hianggio memperoleh penghargaan Satyalencana Pembangunan 2010 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Selasa (17/8/2010) di Kantor Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan ini diberikan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, kepada orang nomor satu di Tarakan. Walikota Tarakan Udin Hianggio mengaku, bersyukur dengan adanya penghargaan ini.

"Penghargaan ini dapat diraih tidak terlepas dari dukungan semua SKPD di Pemkot Tarakan dan masyarakat Tarakan dalam pembangunan di Kota Tarakan," ucapnya.

Sementara itu, Udin mendapatkan penghargaan setelah tim penilai dari pejabat Mendagri dan Sekertaris Negara (Sekneg) melakukan penilaian pembangunan disegala bidang di Kota Tarakan. Tak hanya itu, untuk mendapatkan penghargaan Satyalencana Pembangunan, salah satu persyaratannya harus ada rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. (*)

Sumber: TribunKaltim (17 Agustus 2010) Borneo

Tarakan Raih Juara Stand Terbaik I di Indonesia City Expo 2010

Tarakan Raih Juara Stand Terbaik I di Indonesia City Expo 2010Bandung,- Satu gelar bergengsi kembali disabet Kota Tarakan dalam ajang Indonesia City Expo (ICE) 2010 yang berlangsung selama lima hari (26 – 30 Juli) di lapangan Gasibu, yakni Juara Stand Terbaik I dari 77 stand yang ada.

Selama mengikuti City Expo tersebut, Stand Pemkot Tarakan cukup ramai dikunjungi oleh para pengunjung. Pada umumnya mereka ingin mengetahui produk asli yang menjadi unggulan dari Tarakan. Salah seorang pengunjung (Kiki Rizkia, red) yang berhasil kami wawancarai mengatakan keingintauannya terhadap Kepiting Soka yang sedang naik daun di Tarakan.

“Saya ingin melihat seperti apa Kepiting Soka? Karena saya dengar kepiting tersebut saat ini menjadi unggulan, terutama untuk diolah menjadi aneka kuliner,” ujar pemuda asli Bandung yang saat ini sedang merintis usaha Kuliner di Kota Kembang.

Tarakan Raih Juara Stand Terbaik I di Indonesia City Expo 2010Dirinya sangat tertarik dengan Kepiting Soka karena mudah diolah, dan hasilnya sangat memanjakan lidah penjelajah wisata kuliner. “Saya pernah mencoba kuliner hasil olahan dari bahan Kepiting Soka, dan rasanya juara banget padahal hanya digoreng dengan balutan tepung,” terangnya.

Selain Kepiting Soka, Pemkot Tarakan yang dimotori oleh Bagian Ekonomi & Pembangunan, serta didukung Dinas Kelautan & Perikanan, Disperindagkopin UMKM, Bagian Humas & Informatika, BKD, Bappeda, dan Dinas Kehutanan menampilkan produk asli daerah seperti Udang, Buah Lai, Buah Terap, Ikan Tipis dsb, benar – benar berhasil menyedot perhatian para pengunjung.

Keberhasilan Pemkot Tarakan meraih Juara Stand Terbaik I, dijelaskan Kabag Ekbang, Hamid Amren, SE, yakni Tarakan telah menampilkan produk unggulan asli daerah, best practices pengelolaan pelayanan publik oleh Pemkot seperti pengelolaan dibidang kebersihan, penerapan IT dalam beberapa SKPD, pengelolaan Hutan Mangrove. Pemkot Tarakan juga turut menyumbang tiga pohon jenis Aghatis dalam ajang ICE 2010 sebagai sumbangsih mencegah Global Warming.

Sebagai tambahan posisi ke dua dan ketiga diduduki Stand Pemkot Surabaya dan Stand Pemkot Jakarta Pusat. Dari ke 77 stand yang mengikuti ICE 2010 terdiri 54 Stand Pemkot se-Indonesia sebagai anggota APEKSI, sisanya dari Stand Departemen, Kementrian, Lembaga Pemerintah non Departemen, Pemrov se-Indonesia dan Perusahaan Swasta. DD, Humas & Informatika

Sumber: TarakanKota.go.id (6 Agustus 2010) Borneo

Pelajar Tarakan Raih Dua Juara Catur Dunia di Turki

Pelajar Tarakan Raih Dua Juara Catur Dunia di TurkiTARAKAN - Prestasi membanggakan diukir pelajar Tarakan bernama Dita Karenza. Gadis kelahiran Tarakan 21 April 2000 ini baru saja meraih dua juara sekaligus di ajang World School Chess Championship 2010 yang berlangsung mulai 19 Juli hingga 1 Agustus di Istambul Turki.

Di ajang Worl School Chess Championship gadis yang akarab disapa Dita berhasil meraih Juara III di nomor Catur Standar dan Juara II di nomor Catur Komputer. Tentunya kemenangan gadis berusia 10 tahun ini merupakan prestasi luar biasa bagi Indonesia, dan khususnya Kota Tarakan di Kaltim.

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi tersebut, Walikota Tarakan, Udin Hianggio menyambut langsung kedatangan Dita yang ditemani ibunda dan neneknya di VIP Room Bandara Juata Tarakan, pukul 13.00, Selasa (3/9/2010). Saat tiba di Tarakan anak pasangan Neny Rosa dan Karjani tampak tersenyum sambil memegang piala kemenangannya.

Udin mengatakan, prestasi yang diraih Dita bukan hanya kebanggan kota Tarakan, melainkan seluruh Indonesia. "Ini prestasi yang luar biasa, tentunya dengan prestasi ini, kami harapkan di Tarakan, ada muncul Dita-Dita yang baru

Dengan prestasi ini, Udin berencana akan memberikan beasiswa pendidikan. "Insyallah beasiswa ini akan kita pikirkan bersama Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) Tarakan, sebab untuk prestasi ini sudah ada protapnya," ujarnya. . (*)

Sumber: TribunKaltim (3 Agustus 2010) Borneo

Walikota Tarakan Terima Penghargaan Satyalencana Pembangunan

Walikota Tarakan Terima Penghargaan Satyalencana PembangunanTARAKAN, Walikota Tarakan, Udin Hianggio memperoleh penghargaan Satyalencana Pembangunan 2010 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Selasa (17/8/2010) di Kantor Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan ini diberikan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, kepada orang nomor satu di Tarakan. Walikota Tarakan Udin Hianggio mengaku, bersyukur dengan adanya penghargaan ini.

"Penghargaan ini dapat diraih tidak terlepas dari dukungan semua SKPD di Pemkot Tarakan dan masyarakat Tarakan dalam pembangunan di Kota Tarakan," ucapnya.

Sementara itu, Udin mendapatkan penghargaan setelah tim penilai dari pejabat Mendagri dan Sekertaris Negara (Sekneg) melakukan penilaian pembangunan disegala bidang di Kota Tarakan. Tak hanya itu, untuk mendapatkan penghargaan Satyalencana Pembangunan, salah satu persyaratannya harus ada rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. (*)

Sumber: TribunKaltim (17 Agustus 2010) Borneo

Walikota Tarakan Terima Penghargaan Satyalencana Pembangunan

Walikota Tarakan Terima Penghargaan Satyalencana PembangunanTARAKAN, Walikota Tarakan, Udin Hianggio memperoleh penghargaan Satyalencana Pembangunan 2010 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Selasa (17/8/2010) di Kantor Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan ini diberikan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, kepada orang nomor satu di Tarakan. Walikota Tarakan Udin Hianggio mengaku, bersyukur dengan adanya penghargaan ini.

"Penghargaan ini dapat diraih tidak terlepas dari dukungan semua SKPD di Pemkot Tarakan dan masyarakat Tarakan dalam pembangunan di Kota Tarakan," ucapnya.

Sementara itu, Udin mendapatkan penghargaan setelah tim penilai dari pejabat Mendagri dan Sekertaris Negara (Sekneg) melakukan penilaian pembangunan disegala bidang di Kota Tarakan. Tak hanya itu, untuk mendapatkan penghargaan Satyalencana Pembangunan, salah satu persyaratannya harus ada rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. (*)

Sumber: TribunKaltim (17 Agustus 2010) Borneo

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1431 H Kota Tarakan

ini yang Anda cari : Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432 H Kota Tarakan



  1. Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1431 H / 2010 M [download] file telah terhapus oleh Ziddu
  2. Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1430 H / 2009 M [download] file telah terhapus oleh Ziddu
  3. Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1429 H / 2008 M [download] file telah terhapus oleh Ziddu

Kantor Wilayah Departemen Agama Prov. Kaltim telah mengeluarkan Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadhan Untuk Kota Tarakan dan sekitarnya.

Catatan :
  1. Awal Puasa Ramadhan dan 1 Syawal, menunggu Pengumuman Resmi dari Menteri Agama RI.
  2. Imsak adalah saat memulai menjalankan Ibadah Puasa.
  3. Magrib adalah saatnya berbuka puasa.
  4. Untuk ketelitian cocokkan jam saudara dengan jam TVRI/RRI setiap 2 (dua) hari sekali.
  5. Jadwal ini menyalin dari Sumber jadwal yang disusun oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Agama Prov. Kaltim
  6. Jadwal ini dicetak dan diperbanyak oleh Bag. Humas dan Informatika Sekretariat Daerah Kota Tarakan
  7. Diperbolehkan memperbanyak dengan menyebutkan sumbernya.

Dalam postingan ini sekaligus saya ucapkan : Marhaban Ya Ramadhan. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Semoga Amal Ibadah Kita di Terima Allah SWT. Aminn.

Borneo

Tarakan Raih Juara Stand Terbaik I di Indonesia City Expo 2010

Tarakan Raih Juara Stand Terbaik I di Indonesia City Expo 2010Bandung,- Satu gelar bergengsi kembali disabet Kota Tarakan dalam ajang Indonesia City Expo (ICE) 2010 yang berlangsung selama lima hari (26 – 30 Juli) di lapangan Gasibu, yakni Juara Stand Terbaik I dari 77 stand yang ada.

Selama mengikuti City Expo tersebut, Stand Pemkot Tarakan cukup ramai dikunjungi oleh para pengunjung. Pada umumnya mereka ingin mengetahui produk asli yang menjadi unggulan dari Tarakan. Salah seorang pengunjung (Kiki Rizkia, red) yang berhasil kami wawancarai mengatakan keingintauannya terhadap Kepiting Soka yang sedang naik daun di Tarakan.

“Saya ingin melihat seperti apa Kepiting Soka? Karena saya dengar kepiting tersebut saat ini menjadi unggulan, terutama untuk diolah menjadi aneka kuliner,” ujar pemuda asli Bandung yang saat ini sedang merintis usaha Kuliner di Kota Kembang.

Tarakan Raih Juara Stand Terbaik I di Indonesia City Expo 2010Dirinya sangat tertarik dengan Kepiting Soka karena mudah diolah, dan hasilnya sangat memanjakan lidah penjelajah wisata kuliner. “Saya pernah mencoba kuliner hasil olahan dari bahan Kepiting Soka, dan rasanya juara banget padahal hanya digoreng dengan balutan tepung,” terangnya.

Selain Kepiting Soka, Pemkot Tarakan yang dimotori oleh Bagian Ekonomi & Pembangunan, serta didukung Dinas Kelautan & Perikanan, Disperindagkopin UMKM, Bagian Humas & Informatika, BKD, Bappeda, dan Dinas Kehutanan menampilkan produk asli daerah seperti Udang, Buah Lai, Buah Terap, Ikan Tipis dsb, benar – benar berhasil menyedot perhatian para pengunjung.

Keberhasilan Pemkot Tarakan meraih Juara Stand Terbaik I, dijelaskan Kabag Ekbang, Hamid Amren, SE, yakni Tarakan telah menampilkan produk unggulan asli daerah, best practices pengelolaan pelayanan publik oleh Pemkot seperti pengelolaan dibidang kebersihan, penerapan IT dalam beberapa SKPD, pengelolaan Hutan Mangrove. Pemkot Tarakan juga turut menyumbang tiga pohon jenis Aghatis dalam ajang ICE 2010 sebagai sumbangsih mencegah Global Warming.

Sebagai tambahan posisi ke dua dan ketiga diduduki Stand Pemkot Surabaya dan Stand Pemkot Jakarta Pusat. Dari ke 77 stand yang mengikuti ICE 2010 terdiri 54 Stand Pemkot se-Indonesia sebagai anggota APEKSI, sisanya dari Stand Departemen, Kementrian, Lembaga Pemerintah non Departemen, Pemrov se-Indonesia dan Perusahaan Swasta. DD, Humas & Informatika

Sumber: TarakanKota.go.id (6 Agustus 2010) Borneo

Tarakan Raih Juara Stand Terbaik I di Indonesia City Expo 2010

Tarakan Raih Juara Stand Terbaik I di Indonesia City Expo 2010Bandung,- Satu gelar bergengsi kembali disabet Kota Tarakan dalam ajang Indonesia City Expo (ICE) 2010 yang berlangsung selama lima hari (26 – 30 Juli) di lapangan Gasibu, yakni Juara Stand Terbaik I dari 77 stand yang ada.

Selama mengikuti City Expo tersebut, Stand Pemkot Tarakan cukup ramai dikunjungi oleh para pengunjung. Pada umumnya mereka ingin mengetahui produk asli yang menjadi unggulan dari Tarakan. Salah seorang pengunjung (Kiki Rizkia, red) yang berhasil kami wawancarai mengatakan keingintauannya terhadap Kepiting Soka yang sedang naik daun di Tarakan.

“Saya ingin melihat seperti apa Kepiting Soka? Karena saya dengar kepiting tersebut saat ini menjadi unggulan, terutama untuk diolah menjadi aneka kuliner,” ujar pemuda asli Bandung yang saat ini sedang merintis usaha Kuliner di Kota Kembang.

Tarakan Raih Juara Stand Terbaik I di Indonesia City Expo 2010Dirinya sangat tertarik dengan Kepiting Soka karena mudah diolah, dan hasilnya sangat memanjakan lidah penjelajah wisata kuliner. “Saya pernah mencoba kuliner hasil olahan dari bahan Kepiting Soka, dan rasanya juara banget padahal hanya digoreng dengan balutan tepung,” terangnya.

Selain Kepiting Soka, Pemkot Tarakan yang dimotori oleh Bagian Ekonomi & Pembangunan, serta didukung Dinas Kelautan & Perikanan, Disperindagkopin UMKM, Bagian Humas & Informatika, BKD, Bappeda, dan Dinas Kehutanan menampilkan produk asli daerah seperti Udang, Buah Lai, Buah Terap, Ikan Tipis dsb, benar – benar berhasil menyedot perhatian para pengunjung.

Keberhasilan Pemkot Tarakan meraih Juara Stand Terbaik I, dijelaskan Kabag Ekbang, Hamid Amren, SE, yakni Tarakan telah menampilkan produk unggulan asli daerah, best practices pengelolaan pelayanan publik oleh Pemkot seperti pengelolaan dibidang kebersihan, penerapan IT dalam beberapa SKPD, pengelolaan Hutan Mangrove. Pemkot Tarakan juga turut menyumbang tiga pohon jenis Aghatis dalam ajang ICE 2010 sebagai sumbangsih mencegah Global Warming.

Sebagai tambahan posisi ke dua dan ketiga diduduki Stand Pemkot Surabaya dan Stand Pemkot Jakarta Pusat. Dari ke 77 stand yang mengikuti ICE 2010 terdiri 54 Stand Pemkot se-Indonesia sebagai anggota APEKSI, sisanya dari Stand Departemen, Kementrian, Lembaga Pemerintah non Departemen, Pemrov se-Indonesia dan Perusahaan Swasta. DD, Humas & Informatika

Sumber: TarakanKota.go.id (6 Agustus 2010) Borneo

Pelajar Tarakan Raih Dua Juara Catur Dunia di Turki

Pelajar Tarakan Raih Dua Juara Catur Dunia di TurkiTARAKAN - Prestasi membanggakan diukir pelajar Tarakan bernama Dita Karenza. Gadis kelahiran Tarakan 21 April 2000 ini baru saja meraih dua juara sekaligus di ajang World School Chess Championship 2010 yang berlangsung mulai 19 Juli hingga 1 Agustus di Istambul Turki.

Di ajang Worl School Chess Championship gadis yang akarab disapa Dita berhasil meraih Juara III di nomor Catur Standar dan Juara II di nomor Catur Komputer. Tentunya kemenangan gadis berusia 10 tahun ini merupakan prestasi luar biasa bagi Indonesia, dan khususnya Kota Tarakan di Kaltim.

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi tersebut, Walikota Tarakan, Udin Hianggio menyambut langsung kedatangan Dita yang ditemani ibunda dan neneknya di VIP Room Bandara Juata Tarakan, pukul 13.00, Selasa (3/9/2010). Saat tiba di Tarakan anak pasangan Neny Rosa dan Karjani tampak tersenyum sambil memegang piala kemenangannya.

Udin mengatakan, prestasi yang diraih Dita bukan hanya kebanggan kota Tarakan, melainkan seluruh Indonesia. "Ini prestasi yang luar biasa, tentunya dengan prestasi ini, kami harapkan di Tarakan, ada muncul Dita-Dita yang baru

Dengan prestasi ini, Udin berencana akan memberikan beasiswa pendidikan. "Insyallah beasiswa ini akan kita pikirkan bersama Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) Tarakan, sebab untuk prestasi ini sudah ada protapnya," ujarnya. . (*)

Sumber: TribunKaltim (3 Agustus 2010) Borneo