Pantai Amal Jadi Andalan Pariwisata Tarakan

Pantai Amal (Amal Beach) TarakanPemerintah Kota Tarakan telah menetapkan wilayah kawasan Timur Pulau Tarakan sebagai daerah pengembangan Pariwisata. Termasuk diantaranya Pantai Amal yang akan menjadi tempat tujuan wisata adalan di Tarakan.

Selain sebagai kota perdagangan dan jasa, Tarakan kini dinilai perlu mengembangkan kawasan Pariwisata untuk menunjang perekonomian. Secara bertahap, Pemkot kini telah melaksanakan revetment Pantai Amal sepanjang 2,4 kilometer yang akan dijadikan andalan Pariwisata di Tarakan. Adanya pembangunan tersebut Pantai Amal diharapkan lebih representatif.

Setelah menyelesaikan revetment, Pemkot akan membangun falitas penujang lain salah satunya Water Park. Sehingga akan menjadi magnet wisatawan luar daerah datang ke Tarakan dan mampu meningkatkan pendatan asli daerah dari sektor Pariwisata. (Sofyan Ali Mustofa)

Sumber : Tarakan TV (28 November 2009 )
Tarakan Ditunjuk Tuan Rumah Kejurprov GABSI

Tarakan Ditunjuk Tuan Rumah Kejurprov GABSI





Setelah Bulutangkis Tarakan kembali dipercaya menyelenggarakan Kejuaraan Provinsi. Kali ini Tarakan ditunjuk sebagai tuan rumah Kejurprov Gabungan Bridge seluruh Indonesia Kalimantan Timur (GABSI) 2010.

Penunjukan Tarakan terkait suksesnya Tarakan sebagai tuan rumah cabang olahraga Bridge pada PON ke 17 lalu. Sebagai persiapan awal, saat ini GABSI Tarakan akan membentuk panitia dan segera melakukan koordinasi dengan pihak Pengprov. Rencananya, kejuaraan akan digelar pada pertengahan tahun 2010. Ini sambil menunggu anggaran dari KONI daerah untuk GABSI cabang Tarakan.

Untuk menghadapi Kejurprov tersebut, GABSI akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Tarakan guna untuk untuk persiapan atlet usia dini. Sementara, pada Kejurprov di Samarinda beberapa waktu lalu, Tarakan berhasil raih 1 emas dan 1 perak yang bermain di pasangan campuran atau yang lebih dikenal Mix Couple. Atlet pasangan campuran tersebut adalah Aminta Daya dan Nur Asikin. Serta pasangan Hernawati dan Jembar. (Morten, Dadang Pujianto)

Sumber : Tarakan TV (26 November 2009 )

Pantai Amal Tarakan Tetap Jadi Kawasan Wisata

Pantai Amal Tarakan Tetap Jadi Kawasan WisataTARAKAN - Hingga saat ini Pemerintah Kota Tarakan terus melanjutkan pengembangan pariwisata di sepanjang kawasan Pantai Amal, meskipun lahan tersebut masih menjadi persengketan antara masyarakat Pantai Amal Baru dan Angkatan Laut (AL) yang sama- sama mengklaim lahan tersebut.

Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan, Badrun mengungkapkan, di dalam konsep rencana tata ruang wilayah (RTRW) baik kota, provinsi dan nasional telah menyatakan kawasan Pantai Amal di Tarakan adalah sebagai kawasan pengembangan pariwisata.

"Jadi siapapun dan pihak mana pun mengklaim dan menguasai kawasan Pantai Amal, tetap saja Pantai Amal itu diperuntukkan kawasan wisata. Sebab ini sudah ada dalam konsep tata ruang, yang merupakan suatu panduan mengatur ruang di pulau kecil ini, sehingga ini sudah jelas," ungkap Badrun di kediamannya, Jumat (27/11).

Badrun mengatakan, pihaknya masih terus melakukan proses pengembangan pariwisata, karena adanya perda kota hingga RTRW provinsi dan nasional. "Karena kita sudah dikuatkan tata ruang nasional, perda kota, hingga tata ruang provinsi, kita tetap meneruskan pengembangan pariwisata di Pantai Amal," ujarnya.

Badrun menambahkan, diteruskannya Pantai Amal sebagai pengembangan pariwisata, karena telah dinyatakan secara jelas, di RTRW bahwa Pantai Amal itu fasilitas kota untuk digunakan masyarakat. "Tetapi untuk kepentingan-kepentingan yang lain haruas ada regulasi perizinan," ucapnya.

Sementara itu mengenai persengketaan lahan di Panti Amal, kata Badrun, sebaiknya diselesaikan di tingkat nasional. "Permasalaan ini tidak bisa diputuskan di tingkat lokal, tapi tingkat nasional dan bahkan pengambil keputusan didapatkan di lintas departamen," katanya. (jnh)

Sumber : Tribun Kaltim (27 November 2009)

Tarakan Raih Penghargaan Kota Sehat

Hari Ini, Diserahkan Langsung oleh Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih

TARAKAN – Atas keberhasilan Kota Tarakan meningkatkan pelayanan kesehatan dengan segala bentuk manifestasinya, serta sejumlah peningkatan dalam dasar pelayanan yang dilakukan oleh tenaga medis juga peran aktif masyarakat didalamnya, Departemen Kesehatan (Depkes) RI menganugerahkan Penghargaan Kota Sehat tahun 2009.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Informatika Ruslan Arifin penghargaan diberikan bagi institusi atau perorangan yang dianggap berjasa dalam pengembangan bidang kesehatan di Indonesia. Nah, salah satunya Walikota Tarakan H. Udin Hianggio yang mewakili rasa bangga masyarakat Tarakan.

Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan di Aula Gedung Baru Lantai 2 Depkes Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan. Tepatnya, hari Kamis pukul 18.30 WIB, jelasnya.

Penghargaan ini merupakan kali kedua bagi Kota Tarakan, setelah sebelumnya di tahun 2008, juga diraih penghargaan sejenis. Penghargaan ini diberikan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 12 November setiap tahunnya.

Penyerahan penghargaan akan dilakukan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih. Dan, Walikota Tarakan sendiri yang akan menerimanya, singkatnya. Walikota Tarakan sendiri sudah berada di Jakarta, sebab sebelumnya H Udin harus menghadiri pertemuan APEKSI yang berlangsung di tempat yang sama.

Penghargaan mungkin tidak penting, tapi bagi masyarakat sendiri ini menjadi penting karena Depkes memberikan kepercayaan yang begitu tinggi kepada Tarakan untuk untuk kedua kalinya meraih penghargaan ini. Dari itu, walikota berpesan masyarakat dituntut lebih baik dalam membantu Pemkot Tarakan mempertahankan apresiasi ini, tambahnya.

Sumber : Radar Tarakan (12 Nopember 2009)

Tarakan Raih Penghargaan Kota Sehat

Hari Ini, Diserahkan Langsung oleh Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih

TARAKAN – Atas keberhasilan Kota Tarakan meningkatkan pelayanan kesehatan dengan segala bentuk manifestasinya, serta sejumlah peningkatan dalam dasar pelayanan yang dilakukan oleh tenaga medis juga peran aktif masyarakat didalamnya, Departemen Kesehatan (Depkes) RI menganugerahkan Penghargaan Kota Sehat tahun 2009.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Informatika Ruslan Arifin penghargaan diberikan bagi institusi atau perorangan yang dianggap berjasa dalam pengembangan bidang kesehatan di Indonesia. Nah, salah satunya Walikota Tarakan H. Udin Hianggio yang mewakili rasa bangga masyarakat Tarakan.

Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan di Aula Gedung Baru Lantai 2 Depkes Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan. Tepatnya, hari Kamis pukul 18.30 WIB, jelasnya.

Penghargaan ini merupakan kali kedua bagi Kota Tarakan, setelah sebelumnya di tahun 2008, juga diraih penghargaan sejenis. Penghargaan ini diberikan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 12 November setiap tahunnya.

Penyerahan penghargaan akan dilakukan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih. Dan, Walikota Tarakan sendiri yang akan menerimanya, singkatnya. Walikota Tarakan sendiri sudah berada di Jakarta, sebab sebelumnya H Udin harus menghadiri pertemuan APEKSI yang berlangsung di tempat yang sama.

Penghargaan mungkin tidak penting, tapi bagi masyarakat sendiri ini menjadi penting karena Depkes memberikan kepercayaan yang begitu tinggi kepada Tarakan untuk untuk kedua kalinya meraih penghargaan ini. Dari itu, walikota berpesan masyarakat dituntut lebih baik dalam membantu Pemkot Tarakan mempertahankan apresiasi ini, tambahnya.

Sumber : Radar Tarakan (12 Nopember 2009)

Pemkot Tarakan Tutup Permainan Poker di Facebook

Pemkot Tarakan Tutup Permainan Poker di FacebookPemkot Tarakan melalui Humas dan Informatika sudah seminggu ini menutup koneksi jaringan internet permainan poker di facebook yang berada di lingkungan Kantor Walikota Tarakan. Ini dilakukan agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai lainnya tidak kecanduan dengan permainan tersebut.

"Koneksi jaringan poker di facebook kami tutup sementara. Ini kami lakukan setelah kami membaca koran bahwa poker di facebook dapat membuat kecanduan. Atas inisiatif sendiri akhirnya kami sepakat untuk menutup sementara, tanpa batas waktu yang ditentukan," ucap Kasubag Informatika, Totok Murhanto, yang ditemui, Rabu (11/11).

Totok mengungkapkan, penutupan jaringan tersebut, juga dikarenakan setiap jam kerja bandwith selalu penuh, karena banyak pegawai pemkot yang melakukan upload dan download di jaringan internet. "Sehingga kalau ada yang bermain poker di facebook, tentu jaringan internet pun menjadi lebih lambat," ujarnya.

Totok mengatakan, dengan ditutupnya permainan poker di facebook tidak mengganggu kinerja PNS di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Tarakan. "Sejauh ini belum ada SKPD yangmerasa terganggu. Meskipun belum ada, kami tetap menutup permainan tersebut," ujarnya.

Mengenai kapan akan dibuka kembali permainan poker di facebook di lingkungan Pemkot Tarakan, kata Totok, pihaknya tidak mengetahui secara pasti. "Sampai kapan ditutup kami belum tahu, sebab kami bukan pengambil kebijakan," katanya.

Sekedar informasi di dalam facebook terdapat permainan poker, yaitu sebuah permainan judi. Nama aplikasi di facebook poker tersebut adalah Texas Holdem Poker Facebook. Setiap orang yang memiliki facebook dapat memainkan lakukan permainan poker. (jnh)

Sumber : Tribun Kaltim (11 November 2009)

Pemkot Tarakan Tutup Permainan Poker di Facebook

Pemkot Tutup Permainan Poker di FacebookPemkot Tarakan melalui Humas dan Informatika sudah seminggu ini menutup koneksi jaringan internet permainan poker di facebook yang berada di lingkungan Kantor Walikota Tarakan. Ini dilakukan agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai lainnya tidak kecanduan dengan permainan tersebut.

"Koneksi jaringan poker di facebook kami tutup sementara. Ini kami lakukan setelah kami membaca koran bahwa poker di facebook dapat membuat kecanduan. Atas inisiatif sendiri akhirnya kami sepakat untuk menutup sementara, tanpa batas waktu yang ditentukan," ucap Kasubag Informatika, Totok Murhanto, yang ditemui, Rabu (11/11).

Totok mengungkapkan, penutupan jaringan tersebut, juga dikarenakan setiap jam kerja bandwith selalu penuh, karena banyak pegawai pemkot yang melakukan upload dan download di jaringan internet. "Sehingga kalau ada yang bermain poker di facebook, tentu jaringan internet pun menjadi lebih lambat," ujarnya.

Totok mengatakan, dengan ditutupnya permainan poker di facebook tidak mengganggu kinerja PNS di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Tarakan. "Sejauh ini belum ada SKPD yangmerasa terganggu. Meskipun belum ada, kami tetap menutup permainan tersebut," ujarnya.

Mengenai kapan akan dibuka kembali permainan poker di facebook di lingkungan Pemkot Tarakan, kata Totok, pihaknya tidak mengetahui secara pasti. "Sampai kapan ditutup kami belum tahu, sebab kami bukan pengambil kebijakan," katanya.

Sekedar informasi di dalam facebook terdapat permainan poker, yaitu sebuah permainan judi. Nama aplikasi di facebook poker tersebut adalah Texas Holdem Poker Facebook. Setiap orang yang memiliki facebook dapat memainkan lakukan permainan poker. (jnh)

Sumber : Tribun Kaltim (11 November 2009)

Tarakan Raih Juara Umum Kejurnas Takraw

Tarakan Raih Juara Umum Kejurnas TakrawUntuk kali pertama persatuan sepak takraw Indonesia cabang Tarakan berhasil membawa nama Kalimantan Timur meraih juara umum pada Kejurnas takraw di Palu Sulawesi Tengah. Dalam kejurnas tersebut, Tarakan berhasil mengalahkan sejumlah tim tangguh.

Warga Kaltim dan khususnya Tarakan kini patut bangga terhadap prestasi PSTI Tarakan. Itu setelah dalam Kejurnas di Palu pada 27 oktober hingga 1 november, PSTI Tarakan berhasil membawa nama Kaltim meraih juara umum. Pemain takraw Tarakan yang berhasil membawa pulang medali emas tersebut antara lain Joko, Mustakim, Nurdin dan Kandacong.

Sejumlah kejutan berhasil dibuat tim Tarakan dalam Kejurnas. Di semi final, Tarakan mampu menumbangkan tim kuat provinsi Riau. Padahal selama ini riau dikenal sebagai kiblat sepak takraw di Indonesia. Sementara, Tarakan berhasil mengalahkan provinsi Gorontalo pada partai final. (Morten, Dadang Pujianto)

Sumber : Tarakan TV (4 November 2009)

Tarakan Raih Juara Umum Kejurnas Takraw

Tarakan Raih Juara Umum Kejurnas TakrawUntuk kali pertama persatuan sepak takraw Indonesia cabang Tarakan berhasil membawa nama Kalimantan Timur meraih juara umum pada Kejurnas takraw di Palu Sulawesi Tengah. Dalam kejurnas tersebut, Tarakan berhasil mengalahkan sejumlah tim tangguh.

Warga Kaltim dan khususnya Tarakan kini patut bangga terhadap prestasi PSTI Tarakan. Itu setelah dalam Kejurnas di Palu pada 27 oktober hingga 1 november, PSTI Tarakan berhasil membawa nama Kaltim meraih juara umum. Pemain takraw Tarakan yang berhasil membawa pulang medali emas tersebut antara lain Joko, Mustakim, Nurdin dan Kandacong.

Sejumlah kejutan berhasil dibuat tim Tarakan dalam Kejurnas. Di semi final, Tarakan mampu menumbangkan tim kuat provinsi Riau. Padahal selama ini riau dikenal sebagai kiblat sepak takraw di Indonesia. Sementara, Tarakan berhasil mengalahkan provinsi Gorontalo pada partai final. (Morten, Dadang Pujianto)

Sumber : Tarakan TV (4 November 2009)

Oktober 2010 Tarakan Jadi Kota Gas

Oktober 2010 Tarakan Jadi Kota GasKota Tarakan menjadi kota gas atau gas city, sebentar lagi akan menjadi kenyataan. Rencana program gas city akan dilaksanakan sekitar Oktober tahun 2010. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Tarakan Bidang Pembangunan, Supaad Hadianto, seusai rapat pembahasan gas city, Kamis (29/10) di ruang Imbaya Pemkot Tarakan.

Program Gas City merupakan konsep pemanfaatan gas bumi untuk kepentingan warga. Gas ini rencananya akan dialirkan ke rumah-rumah warga melalui jaringan pipa, untuk kepentingan rumah tangga, di antaranya untuk kebutuhan memasak dan lainnya.

Program gas city akan dilakukan di empat kelurahan di Tarakan, Kelurahan Sebengkok, Selumit, Pamusian dan Karang Balik. Rencananya dari empat kelurahan ini ada 4.000 rumah warga yang ditargetkan untuk mendapatkan sambungan melalui jaringan pipa gas dari PT Medco sebagai suplai gas.

Empat kelurahan ini dipilih karena akses sumber gas dari PT Medco lebih dekat, sehingga memungkinkan untuk pipaisasi gas ke rumah-rumah warga. Tapi setelah program ini terlaksana di empat kelurahan tersebut, tidak menutup kemungkinan di kelurahan lain akan dilakukan hal yang sama.

Supaad mengatakan, dengan menjadi kota gas, masyarakat Tarakan ke depannya akan beralih menggunakan energi gas. Sehingga pemakaian minyak tanah dapat dikurangi. "Dengan begini masyarakat tidak lagi menggunakan kompor minyak tanah, melainkan gas. Apalagi pemakaian gas ini mudah dan aman. Tinggal klik saja, sudah bisa langsung memasak," ujarnya.

Supaad mengungkapkan, program gas city merupakan program pemerintah pusat, sehingga biaya untuk program tersebut semuanya dari APBN. "Program ini murni dari APBN, jadi tidak ada APBD yang dipakai. Sehingga ini seharusnya dimanfaatkan masyarakat, jangan sampai program ini terlepas begitu saja," ujarnya. Supaad mengaku tidak mengetahui berapa besar dana yang digunakan untuk program gas city di Tarakan.

Tarakan merupakan salah satu daerah yang dipilih pemerintah sebagai pilot project gas city. Pembangunan gas city diharapkan pemerintah untuk dapat mempercepat pengurangan penggunaan minyak, pengurangan subsidi BBM, dan keterbatasan infrastruktur. Hal ini juga dapat menciptakan energi bagi rumah tangga murah, bersih, dan ramah lingkungan. (jnh)

Sumber : Tribun Kaltim (29 Oktober 2009)