Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadhan 1429 H Kota Tarakan Borneo

Mungkin ini yang Anda cari : Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432 H Kota Tarakan


Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadhan 1429 H Kota Tarakan - Ardiz Tarakan28 Agustus 2008 Pemkot Tarakan- Kantor Wilayah Departemen Agama Prop. Kaltim telah mengeluarkan Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadhan 1429 H / 2008 M Untuk Kota Tarakan dan sekitarnya. Untuk Mendownload Jadwal ini silahkan klik di sini file telah terhapus oleh Ziddu

Kontribusi Editing File PDF : Santoso Prihadi, S.Kom

Sumber : Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadhan 1429 H Kota Tarakan

Kantor Imigrasi Tarakan Borneo Menerapkan Pembuatan Paspor Dengan Sistem E-Pasport

Kantor Imigrasi Tarakan Menerapkan Pembuatan Paspor Dengan Sistem E-Pasport - Ardiz TarakanRabu, 20 Agustus 2008 Radar Tarakan-Kantor Imigrasi Tarakan mulai hari ini akan menerapkan pembuatan paspor dengan sistem E-Pasport. Melalui program komputerisasi dan mengintegrasikan semua sistem sehingga pembuatan paspor dapat dilakukan di manapun secara online. Sehingga pembuatannya akan lebih ketat dibandingkan dengan Sistem Photo Terpadu Berbasis Biometrik (SPTTB) yang diterapkan sebelumnya.

“Semua persiapan, mulai dari perangkat keras seperti komputer, mesin cetak paspor, mesin sidik jari, wajah, dan perlengkapan lainnya sudah ada dan siap untuk dioperasikan. Begitu juga dengan perangkat lunaknya seperti jaringan komputersasi ke pusat telah diaktifkan,” tutur Kepala Kantor Imigrasi Tarakan Happy Abi Wiwoho, kemarin

Ia mengatakan, persiapan lainnya yang juga sudah siap mengenai SDM yang akan mengoperasikan pembuatan E-Pasport. “Semua pegawai (sesuai dengan tugasnya masing-masing, Red.) sudah diberikan pelatihan sebelumnya. Jadi untuk tenaga yang akan mengoperasikan sistem E-Pasport ini juga sudah siap,” terangnya.

Dikatakan, meski SDM maupun perangkat pendukung semua sudah siap, namun dirinya mengakui ditahap awal ini program pembuatan paspor dengan sistem E-Pasport belum bisa berjalan secara maksimal.

“Memang harapan kami bisa langsung berjalan lancar, namun karena masih tahap awal dan baru diberlakukan, pastinya akan ada kesalahan-kesalahan, inilah yang nantinya akan dibenahi. Namun ini tidak akan lama minimal dalam dua minggu ke depan semua sudah bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Happy.

Mmengapa di dalam penerapan E-Pasport ini akan lebih ketat? Happy menjelaskan, karena selain dilengkapi dengan sidik jari, juga akan dilengkapi dengan sidik wajah, dan mata.

“Bahkan data-data orang yang sudah pernah membuat paspor sebelumnya telah tercatat di Imigrasi pusat. Sehingga ketahuan sekali bagi warga yang sudah pernah membuat paspor, namun dirinya ingin membuat paspor lagi (pasport ganda) dengan tujuan yang berbeda,” jelasnya.

Lebih lanjut Happy menyampaikan, prosedur pembuatan E-Pasport mulai dari mendaftar (mengajukan permohonan yang dilengkapi dengan syarat-syarat pembuatan pasport), pembayaran pembuatan pasport, berfoto (sudah termaksud sidik jari, sidik muka dan mata), dan terakhir wawancara (data lengkap mengenai pribadi yang membuat paspor).

Ia melanjutkan, jika proses tahap pendaftaraan semua sudah selesai, maka selanjutnya berkas si pemohon pembuat paspor akan dikirim ke pusat secara online.

“Jika orang yang ingin membuat pasport tersebut bohong belum pernah membuat paspor, namun sebetulnya sudah pernah, maka surat permohonannya yang dikirim ke pusat nantinya akan ditolak dan dikembalikan, karena di pusat setelah dicocokkan ternyata si pemohon sudah terdata pernah membuat paspor sebelumnya,” terangnya.

Ia menegaskan, apabila ada yang ketahuan seperti menggandakan paspor sanksinya: uang pembuatan paspor akan hangus, proses pembuatan paspor akan tambah lama, dan terakhir akan ada sanksi yang hanya diketahui antara pihak Imigrasi dengan si pemohon. “Jadi jangan coba-coba membuat paspor ganda lagi,” tandasnya.

“Sementara yang bisa membuat paspor baru di antaranya masa paspor habis, paspor hilang, dan paspor rusak,” tambahnya. (kik)

Sumber : Radar Tarakan

Tarakan Borneo Terima Penghargaan Kota Peduli Kehutanan

Tarakan Terima Penghargaan Kota Peduli Kehutanan - Ardiz TarakanRabu, 27 Agustus 2008 Radar Tarakan-TARAKAN kembali meraih penghargaan. Kali ini penghargaan tingkat nasional yang diserahkan Menteri Kehutanan MS Kaban kepada Wali Kota Tarakan Jusuf SK di Gedung Mandala Wana Bhakti, Jakarta, kemarin (26/8) adalah penghargaan untuk kota yang peduli kehutanan.

“Keberhasilan ini adalah buah dari partisipasi masyarakat Tarakan dalam menjaga hutan, dan yang tidak kalah penting dukungan yang diberikan dewan (DPRD) selama ini,” kata Jusuf SK yang dihubungi melalui telepon selulernya, sore kemarin.

Jusuf menyebutkan, ada sekitar 18 kabupaten dan 6 kota yang masuk nominasi penghargaan ini. Kota Probolinggo meraih juara pertama, Tarakan juara II, dan Kota Kendari juara III.

“Penilaian langsung dilakukan oleh pemerintah pusat dengan kriteria kota yang terpelihara hutannya, terus mengadakan penghijauan serta menjaga hutan yang masih ada. Saya sendiri juga tidak tahu kapan mereka (tim penilai, Red.) mengadakan penilaian ke Tarakan,” kata Jusuf.

Menurut dia, tim telah melihat langsung hutan kota, hutan lindung, serta penambahan hutan kota sehingga wajar kalau apa yang dilakukan masyarakat Tarakan mendapat penghargaan tersebut. “Salah satu nilai plus kita adalah adanya hutan mangrove serta penambahan hutan kota,” sebut Jusuf.

Dikatakan pula untuk mempertahankan pengahragaan yang telah diraih Tarakan diperlukan kerja keras semua elemen masyarakat. “Misalnya saja kita mempertahankan Adipura untuk tahun berikutnya, perlu kerja keras serta peran masyarakat dalam mempertahankannya. Begitu juga dengan penghargaan ini kalau masyarakat peduli, Insya Allah kita bisa pertahankan,” kata Wali Kota Jusuf SK.(dio)

Sumber : Radar Tarakan

Tarakan Borneo Terima Penghargaan Kota Peduli Kehutanan

Tarakan Terima Penghargaan Kota Peduli Kehutanan - Ardiz TarakanRabu, 27 Agustus 2008 Radar Tarakan-TARAKAN kembali meraih penghargaan. Kali ini penghargaan tingkat nasional yang diserahkan Menteri Kehutanan MS Kaban kepada Wali Kota Tarakan Jusuf SK di Gedung Mandala Wana Bhakti, Jakarta, kemarin (26/8) adalah penghargaan untuk kota yang peduli kehutanan.

“Keberhasilan ini adalah buah dari partisipasi masyarakat Tarakan dalam menjaga hutan, dan yang tidak kalah penting dukungan yang diberikan dewan (DPRD) selama ini,” kata Jusuf SK yang dihubungi melalui telepon selulernya, sore kemarin.

Jusuf menyebutkan, ada sekitar 18 kabupaten dan 6 kota yang masuk nominasi penghargaan ini. Kota Probolinggo meraih juara pertama, Tarakan juara II, dan Kota Kendari juara III.

“Penilaian langsung dilakukan oleh pemerintah pusat dengan kriteria kota yang terpelihara hutannya, terus mengadakan penghijauan serta menjaga hutan yang masih ada. Saya sendiri juga tidak tahu kapan mereka (tim penilai, Red.) mengadakan penilaian ke Tarakan,” kata Jusuf.

Menurut dia, tim telah melihat langsung hutan kota, hutan lindung, serta penambahan hutan kota sehingga wajar kalau apa yang dilakukan masyarakat Tarakan mendapat penghargaan tersebut. “Salah satu nilai plus kita adalah adanya hutan mangrove serta penambahan hutan kota,” sebut Jusuf.

Dikatakan pula untuk mempertahankan pengahragaan yang telah diraih Tarakan diperlukan kerja keras semua elemen masyarakat. “Misalnya saja kita mempertahankan Adipura untuk tahun berikutnya, perlu kerja keras serta peran masyarakat dalam mempertahankannya. Begitu juga dengan penghargaan ini kalau masyarakat peduli, Insya Allah kita bisa pertahankan,” kata Wali Kota Jusuf SK.(dio)

Sumber : Radar Tarakan

Murid SD Utama 1 Tarakan Sukses Meraih Prestasi Pada Indonesian Sains Festival (ISF) 2008 Di Jakarta

Murid SD Utama 1 Tarakan Sukses Meraih Prestasi Pada Indonesian Sains Festival (ISF) 2008 Di Jakarta - Ardiz Tarakan
Kamis, 28 Agustus 2008 Radar Tarakan-Terinspirasi dari Permainan Baling-balingRizqa Firdaus Herson, murid SD Utama 1 sukses meraih prestasi pada Indonesian Sains Festival (ISF) 2008 di Jakarta yang digelar 16-20 Agustus. Dia bahkan berhasil meraih juara tingkat SD kategori IPA di lomba tingkat nasional tersebut.

Murid SD Utama 1 Tarakan Sukses Meraih Prestasi Pada Indonesian Sains Festival (ISF) 2008 Di Jakarta - Ardiz Tarakan
Rizqo — panggilan akrab murid SD Utama 1 yang kini duduk di bangku kelas 6 itu mampu membuat juri ISF kagum dengan dirinya atas penemuannya berupa alat pengukur kecepatan angin (hidroanemometer).

“Alat yang saya paparkan adalah alat yang mengukur kecepatan angin dengan menggunakan air,” kata Rizqo.

Ia mengaku, keikutsertaannya di Jakarta merupakan yang kali ke-7, dan selalu meraih prestasi di Olimpiade Sains dari tingkat kota sampai dengan nasional.

“Pada awalnya saya menciptakan alat ini karena terinspirasi pada adik saya yang bermain baling-baling. Di situlah saya membuat suatu percobaan dan mengusulkan kepada guru saya (Ely, Red.) untuk mengikuti tes uji karya tulis ilmiah beberapa bulan yang lalu,” kata anak pertama dari dua bersaudara pasangan Hersonsyah dan Wahdah.

Anak yang berdomisili di Jl Anggrek RT 15 nomor 32 dan bercita-cita sebagai ahli nuklir itu mengatakan awalnya tidak terlalu berharap untuk memengkan ISF. Kepada Radar Tarakan, Rizqo menjelaskan mengenai kegunaannya alat sederhana temuannya itu merupakan satu alat yang menanggulangi terjadinya pemanasan global (global warming).

“Karena alatnya sederhana masyarakat juga bisa memanfaatkan alat ini untuk mengunakannya dengan tujuan melihat kekuatan angin tanpa menunggu penelitian dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG),” jelasnya.

Rizqo ditemani Dwiky Wahyu – teman sekelasnya dalam memaparkan karya ilmiahnya pada dewan juri di Jakarta. “Ayah saya dan guru pembimbing saya, Pak Ely juga ikut mendampingi saya. Kalau Dwiky Wahyu bersama orang tuanya,” terangnya.

“Untuk tugas Dwiky Eahyu adalah memperkenalkan dan penutupan sedangkan saya menjelaskan alat yang saya bawa dari Tarakan ini,” tambah Rizqo menuturkan.

Guru pembimbing Rizqo, Elymius Limbong menyampaikan, muridnya ini mempunyai kemampuan yang lebih.

“Saya berharap ada siswa yang menggantikan posisi Rizqo dalam dunia olimpiade agar tetap ada andalan SD Utama 1 di bidang sains. Ini menjadi kekhawatirkan kami untuk mempertahankan gelar sebagai satu-satunya sekolah sain,” ungkap Ely.

Ely juga meyampaikan, pihak sekolah selalu mendukung kegiatan seperti ini yang menyangkut kemajuan pendidikan di Indonesia, dan ini adalah salah satu tujuan sekolah agar tetap berusaha untuk meningkatkan mutu pengajaran di sekolah.(*/mr-9)

Sumber : Radar Tarakan

Murid SD Utama 1 Tarakan Sukses Meraih Prestasi Pada Indonesian Sains Festival (ISF) 2008 Di Jakarta

Murid SD Utama 1 Tarakan Sukses Meraih Prestasi Pada Indonesian Sains Festival (ISF) 2008 Di Jakarta - Ardiz Tarakan
Kamis, 28 Agustus 2008 Radar Tarakan-Terinspirasi dari Permainan Baling-balingRizqa Firdaus Herson, murid SD Utama 1 sukses meraih prestasi pada Indonesian Sains Festival (ISF) 2008 di Jakarta yang digelar 16-20 Agustus. Dia bahkan berhasil meraih juara tingkat SD kategori IPA di lomba tingkat nasional tersebut.

Murid SD Utama 1 Tarakan Sukses Meraih Prestasi Pada Indonesian Sains Festival (ISF) 2008 Di Jakarta - Ardiz Tarakan
Rizqo — panggilan akrab murid SD Utama 1 yang kini duduk di bangku kelas 6 itu mampu membuat juri ISF kagum dengan dirinya atas penemuannya berupa alat pengukur kecepatan angin (hidroanemometer).

“Alat yang saya paparkan adalah alat yang mengukur kecepatan angin dengan menggunakan air,” kata Rizqo.

Ia mengaku, keikutsertaannya di Jakarta merupakan yang kali ke-7, dan selalu meraih prestasi di Olimpiade Sains dari tingkat kota sampai dengan nasional.

“Pada awalnya saya menciptakan alat ini karena terinspirasi pada adik saya yang bermain baling-baling. Di situlah saya membuat suatu percobaan dan mengusulkan kepada guru saya (Ely, Red.) untuk mengikuti tes uji karya tulis ilmiah beberapa bulan yang lalu,” kata anak pertama dari dua bersaudara pasangan Hersonsyah dan Wahdah.

Anak yang berdomisili di Jl Anggrek RT 15 nomor 32 dan bercita-cita sebagai ahli nuklir itu mengatakan awalnya tidak terlalu berharap untuk memengkan ISF. Kepada Radar Tarakan, Rizqo menjelaskan mengenai kegunaannya alat sederhana temuannya itu merupakan satu alat yang menanggulangi terjadinya pemanasan global (global warming).

“Karena alatnya sederhana masyarakat juga bisa memanfaatkan alat ini untuk mengunakannya dengan tujuan melihat kekuatan angin tanpa menunggu penelitian dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG),” jelasnya.

Rizqo ditemani Dwiky Wahyu – teman sekelasnya dalam memaparkan karya ilmiahnya pada dewan juri di Jakarta. “Ayah saya dan guru pembimbing saya, Pak Ely juga ikut mendampingi saya. Kalau Dwiky Wahyu bersama orang tuanya,” terangnya.

“Untuk tugas Dwiky Eahyu adalah memperkenalkan dan penutupan sedangkan saya menjelaskan alat yang saya bawa dari Tarakan ini,” tambah Rizqo menuturkan.

Guru pembimbing Rizqo, Elymius Limbong menyampaikan, muridnya ini mempunyai kemampuan yang lebih.

“Saya berharap ada siswa yang menggantikan posisi Rizqo dalam dunia olimpiade agar tetap ada andalan SD Utama 1 di bidang sains. Ini menjadi kekhawatirkan kami untuk mempertahankan gelar sebagai satu-satunya sekolah sain,” ungkap Ely.

Ely juga meyampaikan, pihak sekolah selalu mendukung kegiatan seperti ini yang menyangkut kemajuan pendidikan di Indonesia, dan ini adalah salah satu tujuan sekolah agar tetap berusaha untuk meningkatkan mutu pengajaran di sekolah.(*/mr-9)

Sumber : Radar Tarakan

Koneksi Internet Pemerintah Kota Tarakan Borneo (Update Agustus 2008)

Koneksi Internet Pemerintah Kota Tarakan - Ardiz Tarakan
Dalam upaya pencapaian Tarakan menuju Cyber City, Kantor Pengolahan Data (PDE) Kota Tarakan atas nama Pemerintah Kota Tarakan telah menghubungkan skpd, sekolah, kampus dan organisasi ke dalam suatu jaringan (network) yang kesemuanya dapat mengakses internet secara bersamaan. Berikut daftar yang telah terkoneksi dengan Jaringan Pemkot Tarakan :

Daftar Satuan Kerja Perangkat Daerah Yang Telah Terkoneksi Internet :

  1. Sekretariat (Kantor Walikota) Kota Tarakan
  2. Badan Perencanaan Pembangunan Kota Tarakan
  3. Badan Kepegawaian Daerah Kota Tarakan
  4. Badan Pengawas Kota Tarakan
  5. Badan Pendidikan dan Pelatihan Kota Tarakan
  6. Badan Pengawas Kota Tarakan
  7. Badan Kependudukan, Catatan Sipil Dan Keluarga Berencana Kota Tarakan
  8. Dinas Pekerjaan Umum Kota Tarakan
  9. Dinas Tata Kota Kota Tarakan
  10. Dinas Pendapatan Daerah Kota Tarakan
  11. Dinas Pendidikan Kota Tarakan
  12. Dinas Lingkungan Hidup dan SDA Kota Tarakan
  13. Dinas Kesehatan Kota Tarakan
  14. Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tarakan
  15. Dinas Kebudayaan dan Pasiwisata Kota Tarakan
  16. Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Tarakan
  17. Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Tarakan
  18. Dinas Kehutanan Perkebunan Kota Tarakan
  19. Dinas Peternakan Dan Tanaman Pangan Kota Tarakan
  20. Dinas Kesatuan Bangsa dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan
  21. Dinas Pertanahan Kota Tarakan
  22. Dinas Perhubungan Kota Tarakan
  23. Sekretariat DPRD (Kantor DPRD) Kota Tarakan
  24. Kantor Pengolahan Data Kota Tarakan
  25. Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan
  26. Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan
  27. Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan
  28. Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan
  29. Kantor Tenaga Kerja Kota Tarakan
  30. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan
  31. Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tarakan
  32. PUSKESMAS Karang Rejo Kota Tarakan
  33. PUSKESMAS Gunung Lingkas Kota Tarakan
  34. PUSKESMAS Mamburungan Kota Tarakan
  35. PUSKESMAS Pantai Amal Kota Tarakan
  36. PUSKESMAS Juata laut Kota Tarakan
  37. PUSKESMAS Juata Permai Kota Tarakan

Daftar Organisasi, Sekolah & Universitas Yang Telah Terkoneksi Internet :

  1. SMK Negeri 1 (SMEA) Tarakan
  2. SMK Negeri 2 (STM) Tarakan
  3. SMK Negeri 3 Tarakan
  4. SMA Negeri 1 Tarakan
  5. SMA Negeri 2 Tarakan
  6. SMA Negeri 3 Tarakan
  7. SMP Negeri 1 Tarakan
  8. SMP Negeri 2 Tarakan
  9. SMP Negeri 4 Tarakan
  10. SMP Negeri 5 Tarakan
  11. SMP Negeri 6 Tarakan
  12. SMP Negeri 7 Tarakan
  13. SMP Negeri 8 Tarakan
  14. SMP Negeri 9 Tarakan
  15. SDN Utama 1 Tarakan
  16. SDN Utama 2 Tarakan
  17. SMA Muhammadiyah Tarakan
  18. SMA Hangtuah Tarakan
  19. SMP Muhammadiyah Tarakan
  20. Universitas Borneo Tarakan
  21. Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Tarakan
  22. Tarakan TV
  23. AKPER Pemkot Tarakan
  24. Netpark (Internet Parking) Taman Oval (TO) Ladang

Total Bandwidth : 3 Mbps (AMC : Jalur Internasional) + 1 Mbps (IIX : Jalur Domestik)
Dibagi Menjadi
- Bandwidth for Upload : 512 Kbps
- Bandwidth for Download : 2.5 Mbps

Pemenang Tender Bandwith 3 Mbps Tahun 2008 : DTPNet Jakarta [International Network Provider (NAP) via satellite and terrestrial backbone to most of the ISP and corporations in Indonesia.]

Catatan : Salah satu dari bandwidth diatas (baik upload maupun download) mencapai batasan maksimal, maka akan mengakibatkan keseluruhan akses internet Pemkot Tarakan menjadi lambat.