Refleksi Sepuluh Tahun Kota Tarakan Borneo

Refleksi Sepuluh Tahun Kota Tarakan Borneo

Dahulu Tarakan dikenal sebagai pulau minyak, tahun 1906 produksi minyak pulau Tarakan mencapai 23.000 BOPD (Barrels Of Oil Per Day). Pada waktu itu Tarakan berstatus Kecamatan dibawah Kabupaten Bulungan dengan luas wilayah 250,8 Km pesegi. Pertumbuhan Ekonomi yang baik dan posisi geografis yang strategis merubah status Kecamatan Tarakan menjadi Kota Administratif, yang setelah delapan belas tahun kemudian pada tanggal 15 Desember 1997 berubah lagi statusnya menjadi Kota Madya.

Pada tanggal 1 Maret 1999 dr.H.JUSUF SK terpilih menjadi Walikota Madya Daerah Tingkat II Kodya Tarakan. Pada saat itulah greget pembangunan mulai terasa dan hampir mencakup seluruh aspek kehidupan. Undang –Undang Nomor 22 Tahun 1999 tantang Otonomi Daerah yang berbasis pada Kabupaten Kota memberikan ruang untuk membangun kreatifitas masyarakat dan Pemerintahan Daerah, walaupun Undang-Undang tersebut baru efektif berlaku pada tanggal 1 januari 2001. Masyarakat dan Pemerintahan Daerah Kota Tarakan tidak menyia-nyiakan peluang emas tersebut. Pemerintah Kota segera mempersiapkan Visi, Misi, dengan Tiga Pilar Program Pembangunan serta BAIS (berasal dari bahasa suku Tidung yang merupakan penduduk asli Kota Tarakan; BAIS itu berarti bagus dan merupakan singkatan dari Bersih, Aman, Indah, Sehat Sejahtera).

Mengapa Pemerintah Kota berobsesi menjadi The Little Singapore ? Negara ini hanya terdiri dari beberapa gugus pulau kecil dengan penduduk hanya + 4 juta jiwa, oleh Lie Kuan Yu dirubah dari Negara yang tidak berarti menjadi Negara yang tersohor di dunia, oleh karena telah terbangun secara holistic sehingga menjadi Negara yang makmur, tenteram dan damai, padahal tidak memiliki Sumber Daya Alam apa-apa, tetapi kaya dengan `Intelektual Capital`.

Sebaliknya kalau Kota Tarakan dan ratusan Kota dan Kabupaten lain bergerak cepat membangun daerahnya masing-masing menjadi Singapura kecil maka otomatis terbangun suatu Singapura Raksasa, saat itulah kita menjadi Negara terhormat dan berdaulat serta disegani dalam Era Globalisasi ini. Saat ini Singapura urut ke-25 dan Indonesia urut ke-108 tentang HDI nya, dan satu tingkat dibawah Vietnam. Income/Capita Singapura 28.000 $US sedangkan Indonesia 1.100, rangking layanan kesehatannya urut ke 6 didunia sementara Indonesia tidak punya rangking, demikian pula penilaian lainnya yang sangat memprihatinkan potret NKRI dimata dunia. Beberapa terobosan Pemerintah Kota Tarakan bersama DPRD dan masyarakatnya dalam kurun waktu 7 tahun Otonomi Daerah antara lain :


  1. Lahirnya KKMB (Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan). Semula dari sisa hutan mangrove dengan luas 9 Ha, yang pada awalnya terpikir hanya dijadikan paru-paru Kota, kini menjadi salah satu ikon Kota Tarakan bahkan Nasional. Di sana terdapat 11 Spesies Mangrove, 33 jenis Burung, 44 ekor Bekantan (Proboscis Monkey), + 60 ekor kera ekor panjang (Macaca Fascicularis), 2,4 Km jembatan ulin yang meliuk-liuk diantara tegakan pohon mangrove, berbagai biota laut lainnya, termasuk rumah-rumah kepiting yang jarang dilihat orang. Awalnya luas KKMB dengan + 4.000 pohon hanya 9 Ha, kini diperluas menjadi 22 Ha lebih.

  2. Reformasi dibidang Pendidikan Komitmen Pemerintah Kota Tarakan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusianya, sebagai pilar utama dari 3 pilar program pembangunan yang dimulai dari pemberian insentif seluruh guru SD, SMP, SMA, SMK sebesar Rp.525.000,-/orang perbulan dan untuk guru-guru Sekolah Swasta 50% dari besaran diatas, Kepala Sekolah Rp.825.000,-, Pengawas Sekolah Rp.875.000,- juga tidak ketinggalan guru TKTP Al-Quran dari Rp. 25.000,- menjadi Rp.150.000,- Kini ditingkatkan tunjangannya menjadi Rp.250.000,-/bulan. Fisik Sekolah pada umumnya dibangun permanen berlantai 3 dengan segala fasilitasnya. kemampuan guru terus ditingkatkan dengan pelatihan-pelatihan. Ratio Murid/kelas tahun 1991 rata-rata 51 orang/kelas, kini rata-rata 30-35 kini sedang diupayakan menuju Ratio 25 murid/ruang belajar beberapa sekolah sudah melaksanakan Full Day School dan tidak ketinggalan memberi kesempatan mengikuti Training ESQ. Juga telah selesai 2 tahap pembangunan Universitas Borneo, 6 Fakultas, 15 Program Studi, 6 Gedung Kuliah masing-masing 3 Lantai, 6 Gedung Sekretariat/Dekan masing-masing 2 Lantai dan sebuah Perpustakaan berlantai 7. Kini jumlah mahasiswa mendekati 3.000 dan jumlah Dosen + 250 Orang.

  3. Program Menabung untuk Dana Abadi Kota yang telah dipagari dengan sebuah Perda, dimana tiap saat dapat dipergunakan sebagai dana Kontigeusi (Force Majeur) kini berjumlah 100 Milyar.

  4. Penyertaan Modal pada BPD Kaltim yang ber asset 11 Triliun, sebesar 54 Milyar, Pemegang Saham ke 2 terbesar setelah Pemerintah Propinsi (72 Milyar). Deviden + yang diterima 9 Milyar/tahun sekaligus meningkatkan PAD tanpa membebani masyarakat dengan berbagai pungutan dan retribusi.

  5. Sejak tahun 2002 Pemerintah Kota Tarakan telah menggalakkan ASKESKIN, untuk mengurangi beban GAKIN, di Indonesia perintis kegiatan seperti ini yaitu Kabupaten Musi Banyu Asin, Kota Tarakan dan Kabupaten Berau.

  6. Pemberlakuan TDL (Tarif Dasar Listrik) Lokal Pertama di Tanah Air, dalam upaya mengantisipasi / mencegah giliran pemadaman listrik disebabkan krisis listrik diluar Sistem Jawa Bali. Trobosan berhasil dengan Hidayah Allah S.W.T dimana Tarakan terbebas dari pemadaman bergilir tersebut, walaupun tidak semudah membalik telapak tangan alias melalui proses cukup panjang dan alot. Popularitas Tarakan juga mencuat dari trobosan ini.

  7. Electronic Government Teknologi Informasi tidak bisa diabaikan dalam berbagai kegiatan, terutama dalam penyelenggaraan Pemerintahan dimana saat ini telah berkembang pesat Sistem Pengelolaan Kepegawaian bahkan oleh GTZ direkomendasikan untuk study / magang Kabupaten/Kota/Propinsi se Indonesia. Demikian juga Manajemen Dinas Kesehatan + 10 Puskesmas dan Postu dalam proses Final menuju Standarisasi ISO 9001, yang merupakan Dinas Kesehatan ke III ber ISO setelah Dinkes DKI + 1 Puskesmas, dan Kabupaten Sleman. Menyusul Bawaskot Tarakan, Adiministrasi Umum, Bappeda, Dinas PU,dll.

  8. Perlakuan Khusus pada Investor. Karpet Merah anjuran Preseiden RI benar-benar diterapkan di Kota Tarakan Kepastian Hukum, Perlindungan Kasus Sosial, Tax Holiday, Reduksi biaya IMB dan lain-lain sudah berjalan dengan baik. Jika ada masalah bagi Investor, Pemerintah Kota Tarakan tampil sebagai fasilitator. Beberapa contoh PT.Intraca Manufactur dengan 4.500 karyawan, PT.Idec Manufactur yang telah merumahkan 1.030 karyawan, dan lain-lain yang tidak mungkin disebutkan satu-persatu, semua terselamatkan dan kini terus beroperasi bahkan menambahkan lapangan kerja baru.

  9. Fasilitas Kesehatan Saat ini sedang dibangun Rumah Sakit Bertaraf Internasional (6 lantai) oleh Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur, tiga Puskesmas Perkotaan Model semuanya bertingkat dengan tenaga-tenaga kesehatan profesional, mengantikan Puskesmas tempo dulu yang fisik bangunannya sangat menyedihkan.



Walikota Tarakan tidak henti-hentinya menyuarakan infestasi SDM untuk kejayaan bangsa masa depan, tidak jarang dr. JUSUF SK berucap tidak ada kata mahal untuk pendidikan. Saat ini alokasi APBD untuk Pendidikan diluar gaji direk dan indirek lebih dari 20%. Demikian juga upaya menjaga dan memperbaiki kerusakan lingkungan terus berjalan. Menurut SK Menteri Pertanian tahun 1976 luas hutan lindung Tarakan + 2400 ha, ternyata 1200 ha telah dirambah oleh masyarakat. Menyadari betapa pentingnya hutan bagi Kota Tarakan sebagai Daerah Resapan Air Pemerintah Kota memperluas hutan lindung tersebut dengan Peraturan Daerah yakni dari sisa 1200 ha tersebut menjadi hampir 6000 ha. Dan untuk mencegah terjadinya perambahan seperti dimasa lalu Pemerintah Kota terpaksa melaksanakan pemagaran secara bertahap.

Untuk mewujudkan hal-hal tersebut diatas, fasilitas Pemerintahan harus dikorbankan untuk mendahulukan sarana prasarana pendidikan dan kelestarian lingkungan. Sebagai ilustrasi Rumah Dinas Walikota masih menggunakan Rumah Ex Kota Administratif yang lama dengan kondisi ala kadarnya demikian juga perluasan gedung Kantor Walikota hanya menelan biaya 2,9 milyar dibandingkan Gedung SD ada yang 4 milyar,6 milyar, 8 milyar.

Selama 7 tahun efektif berotonomi daerah wajah Kota Tarakan `dari Kampung Kumuh dan Kotor serta gelap` menjadi `Kota bersih, hijau, terang benderang dengan pertumbuhan ekonomi 5 tahun terakhir rata-rata diatas 7,8 %.` Pembangunan infastruktur dari Pelabuhan Laut, Bandara, Gedung-gedung Pemerintahan, Sarana Transportasi, Pasar Tradisional, Mall, High Way, Suplay air bersih, Lan Banking dan berbagai Fasilitas Umum Lainnya yang tidak mungkin disebut satu-persatu. Dirgahayu HUT Kota Tarakan ke-10, semoga Tuhan YME selalu menyertai proses pembangunan Kota Ini menuju masyarakat Madani yang sejahtra lahir dan batin dalam Bingkai NKRI. Humas Dan Komunikasi

Sumber : Refleksi Sepuluh Tahun Kota Tarakan

Telah Tersedia T-Shirt KBT (Komunitas Blogger Tarakan) Borneo



Telah tersedia T-Shirt KBT (Komunitas Blogger Tarakan) dengan rincian sebagai berikut (stock ready) :

Size L = 4 pcs
Size M = 13 pcs


Harga per pcs Rp. 60.000,- (termasuk iuran anggota)
Kontak person = Nanang/Rizal (081545380577) atau ym id riz4175 Chat with Rizal : riz4175

Untuk permintaan Size XL tergantung pemesanan selanjutnya.

NB : Klik pada gambar untuk melihat lebih besar.
Designer : Ujang Awis Bah
Khusus postingan blog ini dapat di copy paste dengan bebas.
Tarakan Borneo Raih Penghargaan Kota Sehat

Tarakan Borneo Raih Penghargaan Kota Sehat

Kreativitas Pemerintah Kota Tarakan dalam berbagai aspek pembangunan kembali mendapatkan apreasiasi pemerintah pusat. Kali ini Kota Tarakan mendapatkan penghargaan Swasti Shaba, penghargaan sebagai salah satu kota sehat di Indonesia. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan Dr dr Siti Fadhillah Supari, atas nama Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, kepada Walikota Tarakan dr Jusuf SK di ruang pertemuan Dr Leimena, Departemen Kesehatan, Jakarta, Selasa (13/11) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Tarakan dr Khaerul mengatakan ada 37 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan sebagai kota sehat. Mereka dibagi dalam tiga kelas yaitu kabupaten/kota yang menerima penghargaan Wistara dimana mampu memenuhi 5-9 tatanan kesehatan yang ditentukan, penghargaan Wiwerda yang mampu memenuhi 3-4 empat tatatan dan penghargaan Padapa yang hanya mampu memenuhi 1-2 tatanan saja. "Tarakan mendapatkan penghargaan sebagai kota sehat Wiwerda bersama 12 kabupaten/kota lainnya," ujar Khaerul.

Dia mengatakan untuk bisa masuk menjadi kota sehat harus memenuhi tatanan kesehatan sesuai standar yang telah ditentukan yang meliputi diantaranya pemukiman sehat, hutan sehat, pangan dan gizi, perkantoran sehat, tertib lalu-lintas dan transportasi serta sehat mandiri. Indikator sehat mandiri yang menjadi penilaian di antaranya upaya dalam melakukan penanggulangan penyakt menular, pelaksanaan imunisasi, komitmen pemerintah dalam pembiayaan kesehatan dan penanganan warga miskin dalam bidang kesehatan dengan pemberian jaminan pengobatan secara gratis.

Khaerul mengatakan sebelum Tarakan dinyatakan sebagai kota sehat ada tim dari Depkes dan sektor terkait yang turun ke lapangan untuk melakukan penilaian. Mereka datang ke daerah Karang Anyar Pantai untuk melihat pengelolaan sampah secara swakelola salah satunya dengan pembuatan komposting, Desa Siaga di lokasi yang sama memberikan layanan kesehatan gratis kepada ibu dan anak. Selain itu mereka mendatangi Taman Oval, Markoni untuk melihat keindahan dan kebersihannya serta mendatangi beberapa rumah warga yang sebelumnya kumuh tetapi atas partisipasi bersama akhirnya menjadi bagus lewat program bedah rumah.

"Tim juga datang ke sekretariat untuk menanyakan berbagai program yang telah dilakukan pemerintah kota diantaranya program Askeskin yaitu pemberian layanan kesehatan gratis bagi warga miskin, upaya untuk mengurangi angka risiko kematian ibu dan anak dimana di Tarakan angkanya relatif lebih rendah dibandingkan angka nasional yang mencapai 240 jiwa per 1.000 kelahiran. Sementara di Tarakan dibawah angka 100 per 1.000 kelahiran," ujarnya.

Dia mengatakan keikutsertaan Tarakan merupakan yang pertama kali. Diharapkan dengan adanya penghargaan bisa ikut mendukung dan mengaplikasikan visi Depkes berupa Indonesia Sehat 2010 mendatang. Sebab sembilan tatanan yang telah ditentukan Depkes sebagai penilaian bersifat multi asfek. Dengan demikian jika 70 persen kabupaten/kota di seluruh Indonesia mampu memenuhi kriteria yang ditentukan maka program Indonesia sehat merupakan program yang bisa segera direalisasikan. (drm)

Sumber : TRIBUN KALTIM

Tarakan Borneo Raih Penghargaan Kota Sehat

Tarakan Borneo Raih Penghargaan Kota Sehat
Kreativitas Pemerintah Kota Tarakan dalam berbagai aspek pembangunan kembali mendapatkan apreasiasi pemerintah pusat. Kali ini Kota Tarakan mendapatkan penghargaan Swasti Shaba, penghargaan sebagai salah satu kota sehat di Indonesia. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan Dr dr Siti Fadhillah Supari, atas nama Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, kepada Walikota Tarakan dr Jusuf SK di ruang pertemuan Dr Leimena, Departemen Kesehatan, Jakarta, Selasa (13/11) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Tarakan dr Khaerul mengatakan ada 37 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan sebagai kota sehat. Mereka dibagi dalam tiga kelas yaitu kabupaten/kota yang menerima penghargaan Wistara dimana mampu memenuhi 5-9 tatanan kesehatan yang ditentukan, penghargaan Wiwerda yang mampu memenuhi 3-4 empat tatatan dan penghargaan Padapa yang hanya mampu memenuhi 1-2 tatanan saja. "Tarakan mendapatkan penghargaan sebagai kota sehat Wiwerda bersama 12 kabupaten/kota lainnya," ujar Khaerul.

Dia mengatakan untuk bisa masuk menjadi kota sehat harus memenuhi tatanan kesehatan sesuai standar yang telah ditentukan yang meliputi diantaranya pemukiman sehat, hutan sehat, pangan dan gizi, perkantoran sehat, tertib lalu-lintas dan transportasi serta sehat mandiri. Indikator sehat mandiri yang menjadi penilaian di antaranya upaya dalam melakukan penanggulangan penyakt menular, pelaksanaan imunisasi, komitmen pemerintah dalam pembiayaan kesehatan dan penanganan warga miskin dalam bidang kesehatan dengan pemberian jaminan pengobatan secara gratis.

Khaerul mengatakan sebelum Tarakan dinyatakan sebagai kota sehat ada tim dari Depkes dan sektor terkait yang turun ke lapangan untuk melakukan penilaian. Mereka datang ke daerah Karang Anyar Pantai untuk melihat pengelolaan sampah secara swakelola salah satunya dengan pembuatan komposting, Desa Siaga di lokasi yang sama memberikan layanan kesehatan gratis kepada ibu dan anak. Selain itu mereka mendatangi Taman Oval, Markoni untuk melihat keindahan dan kebersihannya serta mendatangi beberapa rumah warga yang sebelumnya kumuh tetapi atas partisipasi bersama akhirnya menjadi bagus lewat program bedah rumah.

"Tim juga datang ke sekretariat untuk menanyakan berbagai program yang telah dilakukan pemerintah kota diantaranya program Askeskin yaitu pemberian layanan kesehatan gratis bagi warga miskin, upaya untuk mengurangi angka risiko kematian ibu dan anak dimana di Tarakan angkanya relatif lebih rendah dibandingkan angka nasional yang mencapai 240 jiwa per 1.000 kelahiran. Sementara di Tarakan dibawah angka 100 per 1.000 kelahiran," ujarnya.

Dia mengatakan keikutsertaan Tarakan merupakan yang pertama kali. Diharapkan dengan adanya penghargaan bisa ikut mendukung dan mengaplikasikan visi Depkes berupa Indonesia Sehat 2010 mendatang. Sebab sembilan tatanan yang telah ditentukan Depkes sebagai penilaian bersifat multi asfek. Dengan demikian jika 70 persen kabupaten/kota di seluruh Indonesia mampu memenuhi kriteria yang ditentukan maka program Indonesia sehat merupakan program yang bisa segera direalisasikan. (drm)

Sumber : TRIBUN KALTIM
Pertumbuhan Di Tarakan Borneo Spektakuler & Mungkin Tertinggi Di Indonesia

Pertumbuhan Di Tarakan Borneo Spektakuler & Mungkin Tertinggi Di Indonesia

Tarakan,- Selepas melakukan konferensi pers kepada para wartawan media cetak dan elektronik diruang kerjanya (09/10),Walikota Tarakan dr. H Jusuf SK sempat berbincang kepada dua reporter dari tiga radio (red : RRI, Grass & Pas FM) yang hadir siang itu bahwa disisi lain kota Tarakan ini mempunyai khas tersendiri.

Dapat dibayangkan 10.000 rata – rata pertumbuhan penduduk Tarakan, mungkin ini tertinggi seluruh Indonesia” ujar Jusuf.

Bahkan menurut Jusuf, Badan Pusat Statistik (BPS) Pusatpun kaget melihat pertumbuhan penduduk di Kota Tarakan yang begitu spektakuler. Dijelaskan Jusuf untuk pertumbuhan natural saja kurang lebih mencapai angka 3200 yang lahir dari penduduk Tarakan, sedangkan sisanya adalah migran dari berbagai daerah seperti Sulawesi Selatan, Jawa Timur, NTT, NTB dan daerah lainnya yang ada di Indonesia.

Lebih lanjut Walikota Tarakan mengatakan, dengan melihat pertumbuhun penduduk yang begitu besar dan cepat, Pemkot Tarakan harus mempersiapkan atau mengantisipasi bagaimana menata jumlah kebutuhan penduduk yang begitu besar dan cepat, sehingga memerlukan infrastruktur dan kebutuhan – kebutuhan dasar masyarakat seperti sarana pelayanan kesehatan, sarana pendidikan, begitu juga suplai air bersih dan sebagainya.

Sebelum menutup pembicaraan, Jusuf menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat yang belum terlayani dan dia berjanji akan mengupayakannya bersama jajarannya. Dalam kesempatan tersebut, Jusuf SK atas nama Walikota Tarakan, unsur Muspida dan seluruh jajaran Pemerintah Kota mengucapkan Selamat Idul fitri 1 Syawal 1428 H, minal aidin wal fa`idzin, mohon maaf lahir dan bathin. (DD, Humas Dan Komunikasi)

Sumber : Pertumbuhan Di Tarakan Spektakuler & Mungkin Tertinggi Di Indonesia
RSUD Tarakan Borneo Go Open Source Ke LINUX

RSUD Tarakan Borneo Go Open Source Ke LINUX

Dalam menyukseskan program pemerintah tentang legalitas sistem operasi dan program aplikasi komputer, RSUD Tarakan telah mengadakan pelatihan bagi seluruh pegawai baik medis maupun non medis selama 1 bulan yang diselenggarakan oleh Instalasi PDE RSUD Tarakan. Pelatihan tersebut menggunakan Sistem Operasi Linux bervarian Ubuntu 7.04, beserta aplikasi perkantoranya (OpenOffice 2.2).

Dengan diadakannya pelatihan tersebut RSUD Tarakan siap ke migrasi ke open source (sistem operasi linux) beserta seluruh program aplikasinya. Selain itu Instalasi PDE RSUD Tarakan siap membantu masyarakat, terutama masyarakat kota Tarakan yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Linux. (Kukuh:RSUD Tarakan)

Sumber : RSUD Tarakan Go Open Source Ke LINUX

Tarakan Borneo Raih Adipura 2007 Untuk Kategori Kota Sedang

Adipura, Milik Masyarakat

Bertepatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kemarin, Pemerintah Republik Indonesia kembali memberikan penghargaan kalpataru dan Adipura kepada sejumlah daerah, termasuk Kota Tarakan.

Seperti disampaikan Kabag Humas Pemkot Tarakan, Ruslan Arifin SE, khusus Tarakan untuk kesekian kalinya mendapat penghargaan dari Presiden RI. Pada kesempatan itu, Kota Tarakan yang diwakili Wali Kota Jusuf SK menerima penghargaan Adipura untuk kategori kota sedang.

“Penghargaan ini adalah milik masyarakat Kota Tarakan. Pemerintah kota sangat berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan partisipasi menciptakan kebersihan dan keindahan kota ini. Ini kesuksesan masyarakat, kalangan swasta dan pemerintah,” kata Ruslan Arifin atas nama Wali Kota Tarakan yang dihubungi wartawan Radar Tarakan melalui telepon selulernya, tadi malam.

Untuk Kaltim, kata dia, hanya dua kota yang mendapat penghargaan Adipura. Selain Kota Tarakan untuk kategori kota sedang, Kota Balikpapan mendapat penghargaan Adipura untuk kota besar. Selain itu, Pemkab Malinau juga menerima penghargaan Kalpataru dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang diterima langsung Bupati Dr Drs Marthin Billa MM.

“Kutai Timur juga menerima penghargaan berupa sertifikat Adipura. Namun penyerahannya tidak di istana negara, tapi di Hotel Sahid Jakarta pada pukul 14.00 WIB, sekaligus acara makan siang bersama,” kata Ruslan.

Dengan penghargaan Adipura tersebut, tentu tugas berat ke depannya adalah mempertahankan dan meningkatkannya. Namun, ia yakin semua itu dapat tercapai atas kerja sama dan komitmen kebersamaan semua komponen yang ada di Kota Tarakan. Salah satunya, melalui kegiatan “Green and Clean” yang akan terus berlanjut.

Ditambahkan, rencananya sepulang dari Jakarta nanti Adipura akan diarak keliling kota. Namun, untuk kepastian lebihlanjut Ruslan mengaku akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah. Mengingat pada tanggal 8 Juni, wali kota bersama kepala daerah se-Kaltim mengikuti rapat pemegang saham BPD yang berlangsung di Kota Batam.

Seperti diberitakan sebelumnya, kesuksesan Kota Tarakan meraih piala adipura karena adanya peningkatan yang siginifikan dalam hal kebersihan dari tahun 2006 lalu ke tahun 2007. Seperti diketahui, tahun 2006 lalu Kota Tarakan yang masuk dalam kategori kota sedang, hanya berhasil menerima piagam adipura dengan kategori The Best Effort. Nah, tahun 2007 ini, Tarakan akhirnya berhasil menembus passing grade yang ditetapkan tim Adipura.

Untuk diketahui, di Kalimantan hanya ada tiga daerah yang berhasil meraih piala Adipura. Untuk kategori kota besar diraih oleh Balikpapan, untuk kota sedang diraih Kota Tarakan, sedangkan untuk kota kecil diraih oleh Pangkalan Bun di Kalimantan Tengah. “Ini menjadi tantangan berat bagi kita,” kata Kepala DKPP Ibrahim Adam, waktu itu.

Menurutnya dengan kesuksesan ini, masyarakat dan pemerintah kota, harus berusa keras untuk meningkatkan kebersihan kota, sehingga predikat adipura bisa diraih setiap tahunnya.

Menurut Ibrahim, sektor yang paling berpengaruh dalam penilaian tim Adipura adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekolah, pasar dan drainase.

Disinggung soal masih seringnya banjir melanda kota ini, Ibrahim mengatakan, masalah banjir bukan menjadi bagian dari penilaian tim adipura. Namun penilaian tim terhadap drainase hanya menyangkut sedimen, dan banyak tidaknya sampah yang berserakan.


Adipura Akan Diarak Keliling Kota



Kedatangan Wali Kota Tarakan, dr H Jusuf SK, dan rombongan sepulang dari istana negara usai menerima penghargaan piala Adipura, Sabtu (9/6), akan disambut secara khusus.

Kabag Humas Pemkot Tarakan, Ruslan Arifin SE yang hingga tadi malam masih berada di Jakarta, menyampaikan, sesuai permintaan wali kota, sesampainya di Bandara Juwata nanti selanjutnya piala Adipura akan diarak keliling kota.

“Pak wali memang sudah berpesan, agar setibanya di Tarakan,

piala Adipura yang merupakan milik masyarakat Tarakan tersebut akan diarak keliling kota. Sehingga, seluruh masyarakat bisa melihat langsung piala Adipura tersebut,” kata Ruslan melalui telepon selulernya. Ruslan menyampaikan, usai menerima piala Adipura untuk kategori kota sedang dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Jakarta, sejak kemarin Wali Kota Jusuf SK langsung terbang ke Batam.

Di sana, ia menghadiri pertemuan pemegang saham BPD seluruh Indonesia.

“Insya Allah, Sabtu (9/6) setelah menghadiri pertemuan di Batam, Pak Wali Kota langsung kembali ke Jakarta. Kemudian beliau langsung terbang ke Tarakan sekaligus membawa piala Adipura tersebut,” terang Ruslan yang juga adik kandung Bupati Bulungan, Budiman Arifin.

Namun, Ruslan belum bisa memastikan pesawat yang akan ditumpangi wali kota ke Tarakan nanti. Begitu pula, dengan kepastian jadwal sampainya di Bandara Juwata.

“Paling tidak, siang kita harus sudah mendarat di Tarakan, karena rencananya piala Adipura ini harus diarak keliling kota. Kalau malam tidak mungkin,” terangnya.

Rencana konvoi keliling kota dengan mengarak piala Adipura tersebut akan melalui jalur-jalur protokol di kota ini. Arak-arakan itu, masih menurut rencana juga akan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Termasuk, instansi pemerintah dan swasta, organisasi, kelompok, serta seluruh elemen masyarakat Tarakan.

Sumber : Radar Tarakan

Tarakan Borneo Raih Adipura 2007 Untuk Kategori Kota Sedang

Adipura, Milik Masyarakat

Bertepatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kemarin, Pemerintah Republik Indonesia kembali memberikan penghargaan kalpataru dan Adipura kepada sejumlah daerah, termasuk Kota Tarakan.

Seperti disampaikan Kabag Humas Pemkot Tarakan, Ruslan Arifin SE, khusus Tarakan untuk kesekian kalinya mendapat penghargaan dari Presiden RI. Pada kesempatan itu, Kota Tarakan yang diwakili Wali Kota Jusuf SK menerima penghargaan Adipura untuk kategori kota sedang.

“Penghargaan ini adalah milik masyarakat Kota Tarakan. Pemerintah kota sangat berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan partisipasi menciptakan kebersihan dan keindahan kota ini. Ini kesuksesan masyarakat, kalangan swasta dan pemerintah,” kata Ruslan Arifin atas nama Wali Kota Tarakan yang dihubungi wartawan Radar Tarakan melalui telepon selulernya, tadi malam.

Untuk Kaltim, kata dia, hanya dua kota yang mendapat penghargaan Adipura. Selain Kota Tarakan untuk kategori kota sedang, Kota Balikpapan mendapat penghargaan Adipura untuk kota besar. Selain itu, Pemkab Malinau juga menerima penghargaan Kalpataru dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang diterima langsung Bupati Dr Drs Marthin Billa MM.

“Kutai Timur juga menerima penghargaan berupa sertifikat Adipura. Namun penyerahannya tidak di istana negara, tapi di Hotel Sahid Jakarta pada pukul 14.00 WIB, sekaligus acara makan siang bersama,” kata Ruslan.

Dengan penghargaan Adipura tersebut, tentu tugas berat ke depannya adalah mempertahankan dan meningkatkannya. Namun, ia yakin semua itu dapat tercapai atas kerja sama dan komitmen kebersamaan semua komponen yang ada di Kota Tarakan. Salah satunya, melalui kegiatan “Green and Clean” yang akan terus berlanjut.

Ditambahkan, rencananya sepulang dari Jakarta nanti Adipura akan diarak keliling kota. Namun, untuk kepastian lebihlanjut Ruslan mengaku akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah. Mengingat pada tanggal 8 Juni, wali kota bersama kepala daerah se-Kaltim mengikuti rapat pemegang saham BPD yang berlangsung di Kota Batam.

Seperti diberitakan sebelumnya, kesuksesan Kota Tarakan meraih piala adipura karena adanya peningkatan yang siginifikan dalam hal kebersihan dari tahun 2006 lalu ke tahun 2007. Seperti diketahui, tahun 2006 lalu Kota Tarakan yang masuk dalam kategori kota sedang, hanya berhasil menerima piagam adipura dengan kategori The Best Effort. Nah, tahun 2007 ini, Tarakan akhirnya berhasil menembus passing grade yang ditetapkan tim Adipura.

Untuk diketahui, di Kalimantan hanya ada tiga daerah yang berhasil meraih piala Adipura. Untuk kategori kota besar diraih oleh Balikpapan, untuk kota sedang diraih Kota Tarakan, sedangkan untuk kota kecil diraih oleh Pangkalan Bun di Kalimantan Tengah. “Ini menjadi tantangan berat bagi kita,” kata Kepala DKPP Ibrahim Adam, waktu itu.

Menurutnya dengan kesuksesan ini, masyarakat dan pemerintah kota, harus berusa keras untuk meningkatkan kebersihan kota, sehingga predikat adipura bisa diraih setiap tahunnya.

Menurut Ibrahim, sektor yang paling berpengaruh dalam penilaian tim Adipura adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekolah, pasar dan drainase.

Disinggung soal masih seringnya banjir melanda kota ini, Ibrahim mengatakan, masalah banjir bukan menjadi bagian dari penilaian tim adipura. Namun penilaian tim terhadap drainase hanya menyangkut sedimen, dan banyak tidaknya sampah yang berserakan.


Adipura Akan Diarak Keliling Kota



Kedatangan Wali Kota Tarakan, dr H Jusuf SK, dan rombongan sepulang dari istana negara usai menerima penghargaan piala Adipura, Sabtu (9/6), akan disambut secara khusus.

Kabag Humas Pemkot Tarakan, Ruslan Arifin SE yang hingga tadi malam masih berada di Jakarta, menyampaikan, sesuai permintaan wali kota, sesampainya di Bandara Juwata nanti selanjutnya piala Adipura akan diarak keliling kota.

“Pak wali memang sudah berpesan, agar setibanya di Tarakan,

piala Adipura yang merupakan milik masyarakat Tarakan tersebut akan diarak keliling kota. Sehingga, seluruh masyarakat bisa melihat langsung piala Adipura tersebut,” kata Ruslan melalui telepon selulernya. Ruslan menyampaikan, usai menerima piala Adipura untuk kategori kota sedang dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Jakarta, sejak kemarin Wali Kota Jusuf SK langsung terbang ke Batam.

Di sana, ia menghadiri pertemuan pemegang saham BPD seluruh Indonesia.

“Insya Allah, Sabtu (9/6) setelah menghadiri pertemuan di Batam, Pak Wali Kota langsung kembali ke Jakarta. Kemudian beliau langsung terbang ke Tarakan sekaligus membawa piala Adipura tersebut,” terang Ruslan yang juga adik kandung Bupati Bulungan, Budiman Arifin.

Namun, Ruslan belum bisa memastikan pesawat yang akan ditumpangi wali kota ke Tarakan nanti. Begitu pula, dengan kepastian jadwal sampainya di Bandara Juwata.

“Paling tidak, siang kita harus sudah mendarat di Tarakan, karena rencananya piala Adipura ini harus diarak keliling kota. Kalau malam tidak mungkin,” terangnya.

Rencana konvoi keliling kota dengan mengarak piala Adipura tersebut akan melalui jalur-jalur protokol di kota ini. Arak-arakan itu, masih menurut rencana juga akan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Termasuk, instansi pemerintah dan swasta, organisasi, kelompok, serta seluruh elemen masyarakat Tarakan.

Sumber : Radar Tarakan
Lowongan Pekerjaan HPH di Tarakan Borneo, Nunukan Borneo & Malinau Borneo

Lowongan Pekerjaan HPH di Tarakan Borneo, Nunukan Borneo & Malinau Borneo

Dibutuhkan segera bagi alumni poliagro khususnya untuk mengisi formasi pekerjaan di bidang kehutanan....eeeh salah satu direkturnya alumni juga lhooo angkatan I namanya suhadi, nomor telponnya 081347636812......pengen lebih jelas baca di harian radar tarakan ato ini tak ketik ulang deh....


  1. Ass.manager perencanaan hutan [1 org] kode APH: S1/D3, pengalaman di bidangnya min 2 th, menguasai GIS, umur max 40 th.
  2. Sup.Perencanaan Htn [2 org] kode SPH: S1/D3/SLTA, pengalaman di bidangnya min 2 th, menguasai GIS, umur max 40 th.
  3. Staff Pemetaan [2 org] kode.PMG: S1/D3/SLTA, pengalaman di bidangnya umur max 35 th.
  4. Cruiser [10 org] kode CSR: SLTA berpengalaman usia max 35 th.
  5. Sup. Produksi [1 org] kode SPD: S1/D3/SLTA, pengalaman dibidangnya min 2 th usia max 40 th.
  6. yang lainnya masih ada seeh untuk sekretaris, akuntasi dan oficce boy....tapi lain bidang kita to jadi ga diketik...
Lamaran dikirim ke kantor SKH Radar Tarakan Jl. Mulawarman depan Bandara Juwata Tarakan (jika syarat lamaran belum lengkap, bisa mengirim resume lebih dahulu via email ke sonja@radartarakan.com
Selamat berburu pekerjaan, semoga ga ada lagi yang mengganggur....

sumber : Poliagro kalimantan Timur

97 Petenis Dunia Akan ke Tarakan Borneo Pada Acara International Women's Circuit Walikota Open 2007 Di Gelar 6-13 Mei

97 Petenis Dunia Akan ke Tarakan Pada Acara International Women's Circuit Walikota Open 2007
Ketua Pengcab Pelti Tarakan DRS Ibrahim Adam mengatakan sebanyak 97 petenis dunia munyatakan siap berpartisipasi dalam pelaksanaan tenis International Women's Circuit Walikota Open 2007.

Para petenis yang memiliki ranking di International Tenis Federation (ITF) itu berasal dari 25 negara di antaranya Indonesia, Jepang, Amerika Serikat, China, Hongkong, Jerman, Australia dan Rusia.

"Jumlah peserta yang siap berpartisipasi dalam Women's Circuit per Sabtu (21/4) lalu sebanyak 97 petenis dari berbagai negara. Jumlahnya diperkirakan akan terus bertambah hingga batas akhir pendaftaran pada H-7 sebelum pertandingan" Ujar Ibrahim kepada Tribun, Kamis (26/4).

Dia mengatakan pelaksanaan tenis yang telah masuk dalam kalender rutin ITF akan diselenggarakan di gedung tenis Indoor Telaga Keramat 6-13 Mei Mendatang. Jumlah hadiah yang diperebutkan seperti tahun sebelumnya 10.000 dolar Amerika dan bonus sekitar 50 juta.

Ibrahim mengatakan jumlah peserta Women's Circuit setiap tahunnya mengalami pengingkatan. Pelaksanaan merupakan tahun keempat dimana 2006 lalu diikuti sekitar 70 petenis dari 23 negara.

"Diperkirakan para petenis dunia yang berpartisipasi dalam Women's Cirkuit akan mulai berdatangan pada tiga hari sebelum pertandingan. Hal itu untuk melakukan adaptasi dengan kondisi lingkungan dan cuaca di Tarakan termasuk melakukan latihan pemanasan sebelum pertandingan yang sebenarnya" ujarnya.

Dia mengatakan Indonesia telah menyiapkan 18 petenis putrinya. Namun hanya 11 petenis saja yang mampu menembus babak utama serta kualifikasi.

Lavina Tananta pada tahun 2006 lalu ikut berpartisipasi merupakan pemegang peringkat tertinggi untuk petenis Indonesia yaitu 527 ITF yang disusul Lutfiana Aris Budharto dan Vivien Silfany. (drm)

Sumber : Tribun Kaltim

Dua Rekor MURI Untuk Tarakan Borneo Di Tahun 2007

Museum Rekor Dunia Indonesia ~ www.muri.org

Merangkai Telur Dengan Jumlah & Variasi Terbanyak

Rekor MURI untuk Tarakan ~ Merangkai Telur Dengan Jumlah & Variasi TerbanyakDalam rangka menyambut Maulud Nabi Muhammad SAW & Menyambut HUT Tarakan TV ke 4 tahun, PHBI Kota Tarakan bersama Tarakan Televisi Media Mandiri mengadakan kegiatan merangkai Telur dengan jumlah dan variasi terbanyak, 47.916 telur dengan 76 variasi. Adapun bentuk bangunan a.l : Replika masjid Agung, Kubah, Tasbih, gitar, replika kapal dan masih banyak lagi bentuk2 bangunan yg semuanya terbuat dari telur ayam. Adapun acara penyerahan sertifikat MURI berlangsung di Tarakan pada tanggal 30 Maret 2007.


Televisi Publik Lokal Pertama Yg Menjadi Anggota ATVLI

Pemegang Rekornya : Tarakan TV
Tarakan TV adalah satu-satunya Televisi Publik Lokal pertama di Indonesia yg pertama kali masuk anggota ATVLI (Asosiasi TV Lokal Indonesia) sejak 26 Juli 2006. Acara penyerahan sertifikat MURI berlangsung di Taman Oval Ladang, Tarakan pada tanggal 30 Maret 2007.


Sumber : Muri-Rekor.Blogspot.Com

Dua Rekor MURI Untuk Tarakan Borneo Di Tahun 2007

Museum Rekor Dunia Indonesia ~ www.muri.org

Merangkai Telur Dengan Jumlah & Variasi Terbanyak

Rekor MURI untuk Tarakan ~ Merangkai Telur Dengan Jumlah & Variasi TerbanyakDalam rangka menyambut Maulud Nabi Muhammad SAW & Menyambut HUT Tarakan TV ke 4 tahun, PHBI Kota Tarakan bersama Tarakan Televisi Media Mandiri mengadakan kegiatan merangkai Telur dengan jumlah dan variasi terbanyak, 47.916 telur dengan 76 variasi. Adapun bentuk bangunan a.l : Replika masjid Agung, Kubah, Tasbih, gitar, replika kapal dan masih banyak lagi bentuk2 bangunan yg semuanya terbuat dari telur ayam. Adapun acara penyerahan sertifikat MURI berlangsung di Tarakan pada tanggal 30 Maret 2007.


Televisi Publik Lokal Pertama Yg Menjadi Anggota ATVLI

Pemegang Rekornya : Tarakan TV
Tarakan TV adalah satu-satunya Televisi Publik Lokal pertama di Indonesia yg pertama kali masuk anggota ATVLI (Asosiasi TV Lokal Indonesia) sejak 26 Juli 2006. Acara penyerahan sertifikat MURI berlangsung di Taman Oval Ladang, Tarakan pada tanggal 30 Maret 2007.


Sumber : Muri-Rekor.Blogspot.Com

Tarakan Borneo Terima Plakat Tertib Lalulintas Angkutan Kota Untuk Klasifikasi Kota Sedang

Tarakan Terima Plakat Tertib Lalulintas Angkutan Kota Untuk Klasifikasi Kota Sedang
TARAKAN-Masyarakat Kota Tarakan patut berbangga, karena kota ini terpilih sebagai salah satu penerima plakat tertib lalulintas angkutan kota untuk klasifikasi kota sedang.

Plakat Tertib Lalu Lintas Angkutan Kota 2006 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang diserahkan kepada Menteri Perhubungan M Hatta Rajasa, diterima Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan, AKBP H Sudirman Dasuki, belum lama ini.

“Diperolehnya plakat tertib lalu lintas angkutan kota ini berkat kerja sama semua pihak. Kami sangat bangga dengan penghargaan tersebut,” kata Sudirman kepada Radar Tarakan, kemarin.

Mantan anggota DPRD Kota Tarakan tersebut menjelaskan, penilaian sebelum penghargaan itu diberikan dilakukan sejak tahun lalu itu, bukan hanya dinilai dari ketertiban lalulintas dan angkutan kota saja, tapi juga seluruh unsur di dalamnya. Termasuk, administrasi dan teknis kelembagaan, juga ruas jalan, prasarana, kondisi terminal dan alat pengamanan pemakai jalan.

“Peran semua masyarakat dan unsur terkait sangat penting untuk kemajuan kota Tarakan. Seperti yang telah kita dapatkan ini merupakan kerja sama dari berbagai pihak. Misalnya saja Polres sangat berperan penting untuk mewujudkan ketertiban lalu lintas,” ujarnya.

Dikatakan, beberapa dinas terkait juga berperan penting seperti Dinas Pekerjaan Umum tentang perbaikan jalan. Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman tentang kebersihan kota, Dinas Tata Kota dalam penataan kota, dan masih banyak lagi unsur yang terkait didalamnya.

“Saya berharap agar ketertiban lalulintas, dan penataan kota dan jalan umum kota Tarakan bisa lebih ditingkatkan lagi agar kedepannya kita juga bisa mempertahankan plakat yang diberikan. Lebih bagus lagi kalau kita bisa memperoleh piala Wahana Tata Nugraha (WTN) seperti kota Balikpapan karena tujuan utama kita adalah piala WTN itu,” ujarnya.

Disamping Tarakan, kota yang masuk klasifikasi kota sedang yang mendapat Plakat Tertib Lalu Lintas Angkutan Kota Tarakan adalah Bontang, Palopo, Payakumbuh, dan Tebing Tinggi. (*/rt-4)

Sumber : Radar Tarakan (28 April 2007)

Tarakan Borneo Terima Plakat Tertib Lalulintas Angkutan Kota Untuk Klasifikasi Kota Sedang

Tarakan Terima Plakat Tertib Lalulintas Angkutan Kota Untuk Klasifikasi Kota Sedang
TARAKAN-Masyarakat Kota Tarakan patut berbangga, karena kota ini terpilih sebagai salah satu penerima plakat tertib lalulintas angkutan kota untuk klasifikasi kota sedang.

Plakat Tertib Lalu Lintas Angkutan Kota 2006 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang diserahkan kepada Menteri Perhubungan M Hatta Rajasa, diterima Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan, AKBP H Sudirman Dasuki, belum lama ini.

“Diperolehnya plakat tertib lalu lintas angkutan kota ini berkat kerja sama semua pihak. Kami sangat bangga dengan penghargaan tersebut,” kata Sudirman kepada Radar Tarakan, kemarin.

Mantan anggota DPRD Kota Tarakan tersebut menjelaskan, penilaian sebelum penghargaan itu diberikan dilakukan sejak tahun lalu itu, bukan hanya dinilai dari ketertiban lalulintas dan angkutan kota saja, tapi juga seluruh unsur di dalamnya. Termasuk, administrasi dan teknis kelembagaan, juga ruas jalan, prasarana, kondisi terminal dan alat pengamanan pemakai jalan.

“Peran semua masyarakat dan unsur terkait sangat penting untuk kemajuan kota Tarakan. Seperti yang telah kita dapatkan ini merupakan kerja sama dari berbagai pihak. Misalnya saja Polres sangat berperan penting untuk mewujudkan ketertiban lalu lintas,” ujarnya.

Dikatakan, beberapa dinas terkait juga berperan penting seperti Dinas Pekerjaan Umum tentang perbaikan jalan. Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman tentang kebersihan kota, Dinas Tata Kota dalam penataan kota, dan masih banyak lagi unsur yang terkait didalamnya.

“Saya berharap agar ketertiban lalulintas, dan penataan kota dan jalan umum kota Tarakan bisa lebih ditingkatkan lagi agar kedepannya kita juga bisa mempertahankan plakat yang diberikan. Lebih bagus lagi kalau kita bisa memperoleh piala Wahana Tata Nugraha (WTN) seperti kota Balikpapan karena tujuan utama kita adalah piala WTN itu,” ujarnya.

Disamping Tarakan, kota yang masuk klasifikasi kota sedang yang mendapat Plakat Tertib Lalu Lintas Angkutan Kota Tarakan adalah Bontang, Palopo, Payakumbuh, dan Tebing Tinggi. (*/rt-4)

Sumber : Radar Tarakan (28 April 2007)
Tarakan Borneo Diguncang Gempa 5,0 SR

Tarakan Borneo Diguncang Gempa 5,0 SR

Dikutip dari radartarakan.com. TARAKAN – Tak banyak yang tahu, jika siang kemarin sekitar pukul 12.05, Tarakan diguncang gempa bumi. Gempa bumi tektonik itu hanya berlangsung selama 5 hingga 6 detik. Gempa tektonik ini sangat dirasakan warga yang berada di gedung-gedung bertingkat. Meski demikian gempa juga dirasakan sampai ke Berau.

Tenaga operasional Badan Metreologi dan Geofisika (BMG) Tarakan, Gusti Dahnia menjelaskan, gempa tektonik terjadi pukul 04.05.33 GMT atau pukul 12.05.33 Wita.Kekuatan gempa sendiri mencapai 5,0 skala richter (SR).

Gempa disebabkan adanya pergerakan tanah di kedalaman 44 kilometer. “Titik episentrum (pusat) gempa ini berada pada 212 kilometer barat daya Tarakan, 116,41 derajat bujur timur dan 1,80 derajat lintang utara,” beber Gusti kepada Radar Tarakan, kemarin.

Menurut dia pusat gempa tektonik ini berada di daratan sehingga tidak menimbulkan tsunami, dan (kekuatannya) SR-nya pun masih dibawah 6 SR. “Tsunami terjadi, apabila pusat gempa berada di laut dengan kekuatan diatas 6 SR,” ujarnya. Dia juga menambahkan, belum diketahui adanya informasi gempa susulan, karena data gempa diterima langsung dari BMG pusat sehingga, untuk sementara informasi lebih lanjut belum diterima.

Sementara itu, saat dihubungi melalui telepon selulernya, kemarin Kepala BMG Tarakan, Sutadi Rahardjo mengatakan gempa tektonik yang terjadi kemarin masuk kategori kuat. Namun karena episentrumnya jauh, sehingga gempa ini hanya dirasakan gedung-gedung bertingkat. Gempa ini juga juga dirasakan Kabupaten Berau, dengan goncangan yang lebih kuat 2-3 skala MMI (ukuran kekuatan, dengan melihat kerusakan yang diakibatkan gempa). “Saya sendiri, tidak merasakan gempa ini. Karena tidak berada di gedung bertingkat, sehingga saya juga sulit memprediksikan berapa besar yang dirasakan warga Tarakan, khususnya di gedung bertingkat. Tapi tidak ada yang bergeserkan, seperti televisi dan yang lainnya,” ungkap Sutadi balik bertanya.

TAK TAHU ADA GEMPA

Tidak hanya, Sutadi, Gusti yang bertugas di BMG Tarakan, kemarin juga tidak merasakan adanya gempa tersebut. Informasi gempa diketahui setelah, ada informasi dari menara bandara Juata bahwa terjadi gempa. “Saya tahunya, ada gempa setelah ditelepon petugas dari menara bandara. Langsung saya, cek data komputer,” ungkap Gusti.

Bukan hanya Sutadi dan Gusti, banyak warga lainnya juga tak tahu ada gempa. “Wah ngga ada tuh mas. Ngga ngerasa ada gempa,” kata Ririn, warga Juata Laut. Meski demikian ada beberapa warga yang ikut merasakan gempa. “Terasa kok. Bahkan saya keluar rumah. Tapi anehnya saat keluar, tetangga saya mengatakan tak ada apa-apa,” kata Susi, warga Kampung Empat. Gempa memang paling dirasakan di gedung-gedung bertingkat. Gedung Silver Radar Tarakan misalnya. Awak redaksi yang berada di lantai 3 sempat berhamburan keluar gedung. Gempa juga dirasakan penghuni di gedung Gabungan Dinas (Gadis).

Sumber : SKH Radar Tarakan
Pembukaan Dokumen Penawaran Lelang Sewa Bandwidth 2 Mb di Kota Tarakan

Pembukaan Dokumen Penawaran Lelang Sewa Bandwidth 2 Mb di Kota Tarakan

Sesuai dengan Jadwal Kegiatan Pelelangan Umum oleh panitia, hari ini bertempat di Gedung Gadis II Lantai 6 Kota Tarakan berlangsung acara `Pembukaan Dokumen Penawaran` yang merupakan serangkaian kegiatan Panitia Lelang Sewa bandwidth Internet Koneksi Kota Tarakan.

Acara ini dihadiri oleh Perwakilan dari perusahaan, PT. Excelcomindo, PT. Indosat, PT. CSM, PT. DTP, Lintasarta, PT. iForte Solusi Infotek, PT. Artha Mas Cipta, dan PT. Yudhawira Khatulistiwa. Kegiatan pelelangan dengan Pagu Dana Rp. 923.901.758,- ini yang diikuti oleh 6 perusahaan yang memasukkan penawaran. Suasana sempat tegang saat satu persatu sampul penawaran dibuka oleh Panitia Lelang, apalagi saat membuka empat dokumen pertama yaitu dari PT. Aplikanusa Lintasarta (Rp. 876.383.946,-), PT. Citra Sari Makmur (Rp. 814.000.000,-), PT. Artha Mas Cipta (Rp. 809.600.000,-) dan PT. Yudhawira Khatulistiwa, (Rp. 809.600.000,-) dengan penawaran yang tidak jauh selisih harganya.

Namun saat Membuka Penawaran yang Kelima Dari PT Dwi Tunggal Putra (DTP) membuat para peserta terhenyak, saat panitia membacakan penawaran yang diajukan dengan harga Rp. 640.970.000,- yang pada akhirnya merupakan harga penawaran terkecil dari lima penawaran lainnya termasuk dokumen terakhir dari PT iForte Solusi Infotek Rp. 730.000.000,- yang menempati posisi kedua.

Suatu hal yang sangat spektakuler dan mengundang decak kagum para peserta, yakni saat mendengar bunyi penawaran dari PT. DTP tersebut diatas, yang mengajukan penawaran sewa Bandwitdh kecepatan 2Mb dengan harga sama 1Mb tahun lalu. Suatu hal yang benar-benar tidak disangka yang tentunya bisa menghemat Cost Pemerintah Daerah.

Dengan demikian, mengacu jadwal kegiatan ini, maka penetapan pememang akan di usulkan oleh Panitia Lelang dan meminta persetujuan Pengguna Anggaran untuk selanjutnya di umumkan pada Tanggal 1 Maret 2007. Rusly PDE

baca juga : Hasil Pembukaan Dokument Penawaran (pdf)

Pembukaan Dokumen Penawaran Lelang Sewa Bandwidth 2 Mb di Kota Tarakan
TarakanKota.Go.Id
Sekilas Piagam dan Prestasi Kota Tarakan Borneo

Sekilas Piagam dan Prestasi Kota Tarakan Borneo

Surabaya, 11 Desember 2006
Tim Barongsai dari Paguyuban Marga Sosial Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Tarakan meraih Juara pada Kejuaraan Dunia 3rd World Lion Dance Championship di Kenjeran Park Surabaya.

Jakarta, 20 Juni 2006
TANDA KEHORMATAN SATYALANCANA PEMBANGUNAN diberikan kepada dr. H. Jusuf SK Walikota Tarakan sebagai Penghargaan atas Jasa-jasanya Terhadap Negara dan Bangsa Indonesia dalam Lapangan Pembangunan Umumnya atau dalam Suatu Bidang Pembangunan Tertentu. [PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA]
 
Palembang, 17 Juni 2006
Juara II Indonesia City Expo 2006 dikota Palembang diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Paviliun Terbaik, dengan nilai 1865. [Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono].

Jakarta, 05 Juni 2006
PIAGAM ADIPURA diberikan kepada KOTA TARAKAN atas Upaya Terbaik Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup Perkotaan. [MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP]
 
Jakarta, 05 Juni 2006
KALPATARU diberikan kepada dr. H. Jusuf Serang Kasim sebagai Penerima Penghargaan KALPATARU kategori PEMBINA LINGKUNGAN dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 5 Juni 2006. [MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP]
 
Samarinda, 17 Mei 2006
Pemenang OTONOMI AWARD 2006 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Pemenang OTONOMI AWARD 2006 Grand Category "Region in a Leading Breakthrough on Public Service". [JAWA POST INSTITUTE OF PRO-OTONOMI]
 
Samarinda, 17 Mei 2006
Pemenang OTONOMI AWARD 2006 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Pemenang OTONOMI AWARD 2006 Special Category "Region in a Leading Innovative Breakthrough on Education Service". [JAWA POST INSTITUTE OF PRO-OTONOMI]
 
Samarinda, 17 Mei 2006
Nominee OTONOMI AWARD 2006 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Nomine OTONOMI AWARD 2006 Special Category "Region in a Leading Innovative Breakthrough on Economic Growth". [JAWA POST INSTITUTE OF PRO-OTONOMI]
 
Samarinda, 17 Mei 2006
Nominee OTONOMI AWARD 2006 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Nomine OTONOMI AWARD 2006 Special Category "Region in a Leading Innovative Breakthrough on Economic Equity". [JAWA POST INSTITUTE OF PRO-OTONOMI]
 
Jakarta, 11 April 2006
Piagam Penghargaan "BHUMIBHAKTI ADHIGUNA" diberikan kepada dr. H. JusuF, SK Walikota Tarakan atas Partisipasi dan dukungannya untuk menjadikan pertanahan sebagai sumber kemakmuran rakyat melalui sumbangan pemikiran, kontribusi dalam meningkatkan mutu pelayanan dan pengembangan infrastruktur pertanahan serta melalui mekanisme koordinasi yang baik dengan jajaran Badan Pertanahan Nasional . [KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA]
 
Jakarta, 28 Oktober 2005
ANUGERAH KEPEMUDAAN diberikan kepada dr. H. JusuF, SK Walikota Tarakan atas Prestasi dan kepeduliannya terhadap Pembangunan di bidang Kepemudaan Tahun 2005 untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara. [KEMENTERIAN NEGARA PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA]
 
Jakarta, 28 Oktober 2005
ACKNOWLEDGE diberikan kepada dr. H. Jusuf, SK Walikota Tarakan on the occasion of the commemoration of the Republic Indonesia National Youth Pledge Day.  [General of ASEAN]. 
 
Jakarta, 28 Oktober 2005
Certificate of Recognition diberikan kepada dr. H. Jusuf, SK Walikota Tarakan for exceptional work done to promote the United Nations Word Programme of Action for Youth at the community level Conferred on the occasion of the commemoration of the Republic Indonesia National Youth Pledge Day.  [United Nations Division for Social Policy and Development]. 
 
Jakarta, 3 Oktober 2005
PIAGAM PENGHARGAAN diberikan kepada PEMERINTAH KOTA TARAKAN atas prestasi yang diraih dalam rangka Hari Habitat Sedunia Tahun 2005 untuk kategori Karya Pengelolaan Kota 2005.  [Menteri Pekerjaan Umum]. 
 
Jakarta, 28 September 2005
NOMINATOR 10 BESAR  WARTA EKONOMI e-GOVERNMENT AWARD 2005 diberikan kepada PEMERINTAH KOTA TARAKAN Untuk Kategori Pemerintah Kota/Kabupaten.  [WARTA EKONOMI].
 
Jakarta, 12 Juli 2005
OTONOMI AWARD 2005 dianugerahkan kepada KOTA TARAKAN sebagai KOTA TERBAIK 2005.  [MEDIA OTONOMI]. 
 
Jakarta, 12 Agustus 2004
NOMINATOR 10 BESAR  WARTA EKONOMI e-GOVERNMENT AWARD 2004 diberikan kepada PEMERINTAH KOTA TARAKAN Untuk Kategori Pemerintah Kota/Kabupaten.  [WARTA EKONOMI].
 
Jakarta, 26 Agustus 2003
E-Government Award 2003 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai "BEST OF THE BEST" Lembaga Pemerintah Pengaplikasi E-Government.  [WARTA EKONOMI]. 
 
Jakarta, 26 Agustus 2003
E-Government Award 2003 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Lembaga Pemerintah Pengaplikasi E-Government Terbaik Pertama Untuk Kategori Kabupaten/Kota.  [WARTA EKONOMI].


Sekilas Tarakan ~ Piagam & Prestasi

TarakanKota.Go.Id

Sekilas Piagam dan Prestasi Kota Tarakan

Sekilas Piagam dan Prestasi Kota Tarakan
Surabaya, 11 Desember 2006
Tim Barongsai dari Paguyuban Marga Sosial Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Tarakan meraih Juara pada Kejuaraan Dunia 3rd World Lion Dance Championship di Kenjeran Park Surabaya.

Jakarta, 20 Juni 2006
TANDA KEHORMATAN SATYALANCANA PEMBANGUNAN diberikan kepada dr. H. Jusuf SK Walikota Tarakan sebagai Penghargaan atas Jasa-jasanya Terhadap Negara dan Bangsa Indonesia dalam Lapangan Pembangunan Umumnya atau dalam Suatu Bidang Pembangunan Tertentu. [PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA]

Palembang, 17 Juni 2006
Juara II Indonesia City Expo 2006 dikota Palembang diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Paviliun Terbaik, dengan nilai 1865. [Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono].

Jakarta, 05 Juni 2006
PIAGAM ADIPURA diberikan kepada KOTA TARAKAN atas Upaya Terbaik Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup Perkotaan. [MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP]

Jakarta, 05 Juni 2006
KALPATARU diberikan kepada dr. H. Jusuf Serang Kasim sebagai Penerima Penghargaan KALPATARU kategori PEMBINA LINGKUNGAN dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 5 Juni 2006. [MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP]

Samarinda, 17 Mei 2006
Pemenang OTONOMI AWARD 2006 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Pemenang OTONOMI AWARD 2006 Grand Category "Region in a Leading Breakthrough on Public Service". [JAWA POST INSTITUTE OF PRO-OTONOMI]

Samarinda, 17 Mei 2006
Pemenang OTONOMI AWARD 2006 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Pemenang OTONOMI AWARD 2006 Special Category "Region in a Leading Innovative Breakthrough on Education Service". [JAWA POST INSTITUTE OF PRO-OTONOMI]

Samarinda, 17 Mei 2006
Nominee OTONOMI AWARD 2006 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Nomine OTONOMI AWARD 2006 Special Category "Region in a Leading Innovative Breakthrough on Economic Growth". [JAWA POST INSTITUTE OF PRO-OTONOMI]

Samarinda, 17 Mei 2006
Nominee OTONOMI AWARD 2006 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Nomine OTONOMI AWARD 2006 Special Category "Region in a Leading Innovative Breakthrough on Economic Equity". [JAWA POST INSTITUTE OF PRO-OTONOMI]

Jakarta, 11 April 2006
Piagam Penghargaan "BHUMIBHAKTI ADHIGUNA" diberikan kepada dr. H. JusuF, SK Walikota Tarakan atas Partisipasi dan dukungannya untuk menjadikan pertanahan sebagai sumber kemakmuran rakyat melalui sumbangan pemikiran, kontribusi dalam meningkatkan mutu pelayanan dan pengembangan infrastruktur pertanahan serta melalui mekanisme koordinasi yang baik dengan jajaran Badan Pertanahan Nasional . [KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA]

Jakarta, 28 Oktober 2005
ANUGERAH KEPEMUDAAN diberikan kepada dr. H. JusuF, SK Walikota Tarakan atas Prestasi dan kepeduliannya terhadap Pembangunan di bidang Kepemudaan Tahun 2005 untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara. [KEMENTERIAN NEGARA PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA]

Jakarta, 28 Oktober 2005
ACKNOWLEDGE diberikan kepada dr. H. Jusuf, SK Walikota Tarakan on the occasion of the commemoration of the Republic Indonesia National Youth Pledge Day.  [General of ASEAN]. 

Jakarta, 28 Oktober 2005
Certificate of Recognition diberikan kepada dr. H. Jusuf, SK Walikota Tarakan for exceptional work done to promote the United Nations Word Programme of Action for Youth at the community level Conferred on the occasion of the commemoration of the Republic Indonesia National Youth Pledge Day.  [United Nations Division for Social Policy and Development]. 

Jakarta, 3 Oktober 2005
PIAGAM PENGHARGAAN diberikan kepada PEMERINTAH KOTA TARAKAN atas prestasi yang diraih dalam rangka Hari Habitat Sedunia Tahun 2005 untuk kategori Karya Pengelolaan Kota 2005.  [Menteri Pekerjaan Umum]. 

Jakarta, 28 September 2005
NOMINATOR 10 BESAR  WARTA EKONOMI e-GOVERNMENT AWARD 2005 diberikan kepada PEMERINTAH KOTA TARAKAN Untuk Kategori Pemerintah Kota/Kabupaten.  [WARTA EKONOMI].

Jakarta, 12 Juli 2005
OTONOMI AWARD 2005 dianugerahkan kepada KOTA TARAKAN sebagai KOTA TERBAIK 2005.  [MEDIA OTONOMI]. 

Jakarta, 12 Agustus 2004
NOMINATOR 10 BESAR  WARTA EKONOMI e-GOVERNMENT AWARD 2004 diberikan kepada PEMERINTAH KOTA TARAKAN Untuk Kategori Pemerintah Kota/Kabupaten.  [WARTA EKONOMI].

Jakarta, 26 Agustus 2003
E-Government Award 2003 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai "BEST OF THE BEST" Lembaga Pemerintah Pengaplikasi E-Government.  [WARTA EKONOMI]. 

Jakarta, 26 Agustus 2003
E-Government Award 2003 diberikan kepada KOTA TARAKAN sebagai Lembaga Pemerintah Pengaplikasi E-Government Terbaik Pertama Untuk Kategori Kabupaten/Kota.  [WARTA EKONOMI].


Sekilas Tarakan ~ Piagam & Prestasi

TarakanKota.Go.Id
Kykyes Otomotif Club Tarakan Borneo, Klub Terbaik Se-Kaltim

Kykyes Otomotif Club Tarakan Borneo, Klub Terbaik Se-Kaltim

(17 Januari 2007) Tarakan,- Nama Tarakan kembali menggema dibidang olahraga otomotif, kali ini untuk tingkat Provinsi. Adalah Kykyes Otomotif Club yang berhasil menyabet Klub Otomotif Terbaik pada acara Malam Apresiasi Otomotif Kaltim yang digelar di Caffe La Centro, Balikpapan, pada hari Sabtu (13/01) kemarin.

Disamping itu para pembalap Grass Track Tarakan juga mendominasi perolehan piala juara selama 2006, sebanyak enam buah dari berbagai kelas. Sementara pembalap Samarinda hanya meraih empat penghargaan. Pembalap yang berhasil mengharumkan nama Tarakan, yakni Budi Ceper, Hasza Maulana, Khaerul Zaman, dan M Azhari.

Ketua Umum IMI (Ikatan Motor Indonesia), Roy Nirwan, yang turut hadir pada malam apresiasi itu menegaskan bahwa yang dicari oleh para pembalap muda berprestasi ini bukan uang ataupun juga penghargaan, tetapi pengakuanlah yang mereka inginkan.

Ketua Kykyes Otomotif Club, Krisbowo, yang saat ini bertugas di Polsek Tarakan Utara, mengatakan sangat bahagia dan surprise bahwa klub yang dibentuknya beberapa tahun silam bisa mengangkat nama Tarakan.

“Saya ngga nyangka klub kami bisa menjadi yang terbaik saat ini di wilayah Kaltim, bahkan bisa menyisihkan puluhan klub otomotif yang masuk nominasi,” ujar Kris bangga.

Ketika ditanyakan hal apa yang bisa membuat klubnya menjadi yang terbaik dalam Apresiasi Otomotif Kaltim, Kris menjelaskan bahwa klubnya selama tahun 2006 telah menghidupkan berbagai event kejuaraan di Kaltim, disamping itu klubnya aktif menjalin komunikasi dengan pengurus IMI daerah maupun pusat, dan yang perlu digaris bawahi dari berbagai event yang diselenggarakan oleh Kykyes Otomotif, telah lahir bibit-bibit pembalap tangguh untuk daerah.

Namun selama ini event yang paling sering diadakan oleh Kykyes Otomotif adalah kejuaraan Grass Track, akankah suatu saat Kykyes Otomotif mengadakan Event Road Race di Tarakan?

“Kalau untuk Road Race sepertinya masih jauh, karena saat ini di Tarakan tidak mempunyai tempat/kawasan yang bisa dijadikan sirkuit road race, sehingga kami kesulitan untuk menyelenggarakan Kejuaran Road Race,” jelas Krisbowo menutup pembicaraan siang kemarin (16/01). DD, Humas Dan Komunikasi.

Kykyes Otomotif Club Tarakan, Klub Terbaik Se-Kaltim
TarakanKota.Go.Id
Penerapan eGovernment di Tarakan Borneo

Penerapan eGovernment di Tarakan Borneo

(05 Pebruari 2007) Pemerintah Tarakan terus berbenah diri menuju sistem yang lebih baik, Inpres No 3/2003 tentang Kebijakan Dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government, mengamanatkan setiap Gubernur dan Bupati/Walikota untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangannya masing-masing guna terlaksananya pengembangan e-Government secara nasional.

eGovernment atau pemerintahan berbasis elektronik semakin berperan penting bagi semua pengambil keputusan. Pemerintah Tradisional (traditional government) yang identik dengan paper-based administration mulai ditinggalkan.

Transformasi traditional government menjadi electronic government (eGovernment) di Pemerintahan Kota Tarakan terus ditingkatkan. Hingga saat ini, beberapa lini pemerintahan telah melakukan Transformasi. Salah satunya adalah, bkd.tarakankota.go.id yang berisi informasi tentang kepegawaian Kota Tarakan sebagai G2G, G2C dan bahkan G2B. Demikian pula untuk informasi tentang Legislatif Kota Tarakan, disajikan delam bentuk situs dprd.tarakankota.go.id sehingga dapat dijadikan sarana interaktif dan transparansi informasi dengan masyarakat luas khususnya warga Kota Tarakan.

Demikian pula Informasi Perencanaan Pembangunan Kota Tarakan yang dalam hal ini bappeda.tarakankota.go.id dapat diakses dari seluruh dunia, sehingga dimanapun berada diharapkan informasi tentang Kota Tarakan secara global akan tetap bisa didapatkan.

Melengkapi penyajian Informasi tersebut, Pemerintah Kota Tarakan juga memberikan fasilitas yang tidak kalah pentingnya, yaitu Internet Parking yang lebih dikenal di Kota Tarakan sebagai Netp@rk. Keberadaan Netpark di Tarakan merupakan wujud pelayanan kepada masyarakat, fasilitas hotspot ini diharapkan memudahkan masyarakat mengakses dunia luar tanpa batas dan sebagai pembelajaran terhadap masyarakat sehingga segala informasi yang diinginkan dapat terpenuhi.

Dengan demikian implementasi eGovernment di Tarakan untuk mendukung good government benar-benar dapat terwujud. Dengan terciptanya customer online dan bukan in-line, memberikan pelayanan tanpa adanya intervensi pegawai institusi publik dan sistem antrian yang panjang hanya untuk mendapatkan suatu pelayanan yang sederhana, penggunaan teknologi yang mempermudah masyarakat untuk mengakses informasi dapat mengurangi korupsi dengan cara meningkatkan transparansi dan akuntabilitas lembaga publik, masyarakat dimungkinkan untuk terlibat aktif dalam pengambilan keputusan/kebijakan oleh pemerintah, dapat memperbaiki produktifitas dan efisiensi birokrasi serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Rusly PDE

Penerapan eGovernment di Tarakan
TarakanKota.Go.Id
Otonomi Daerah Di Tarakan Borneo Memuaskan

Otonomi Daerah Di Tarakan Borneo Memuaskan

(09 Pebruari 2007) Tarakan,- Sejak bergulirnya Otonomi Daerah (Otda) di berlakukan, terutama di Kota Tarakan, banyak sekali perubahan dari tahun ke tahun. Perubahan tersebut memberikan dampak positif, terutama bagi masyarakat Tarakan yang meraskan adanya peningkatan dalam hal pelayanan publik.

Hal ini ditegaskan Direktur Eksekutif Yayasan Inovasi Pemerintah Daerah, saat bertatap muka dengan Walikota Tarakan, dr.H Jusuf SK, Rektor Universitas Borneo beserta Staff, dan Kepala Kantor/Dinas/Badan, di Ruang Pertemuan Universitas Borneo (08/02).

Menurutnya, tujuan dari Otda adalah membudayakan daerah termasuk masyarakatnya dalam bentuk meningkatkan pelayanan masyarakat, kemudian perlindungan kesejahteraan, dan penyediaan sarana-prasarana, serta menumbuh kembangkan demokrasi.

Sumber dari Otda, yakni desentralisasi atau kewenangan pusat yang diberikan kepada daerah sesuai dengan kemampuan daerah masing-masing, Dekonsentasi atau tugas pemerintah yang dimintakan kepada daerah untuk di laksanakan, namun rancangan dan kebijakan ada di tangan pemerintah pusat. Dan pendelegasian atau segala sesuatu yang di butuhkan pemerintah daerah akan diberikan oleh pemerintah pusat.

Otonomi Daerah memiliki makna, filosofi atau peningkatan kesejahteraan masyarakat, Isi Otonomi atau pelayanan kebutuhan pokok, yakni pelayanan program sektor unggulan, serta outcome dari pelaksanaan Otda adalah bagi pelayanan publik yang diberikan pemerintah, dan memberikan kepuasan melalui suatu regulasi.

Untuk pencapaian hasil pembangunan masyarakat, dasar utama yang harus diperhatikan ialah komitmen, yakni kesepakatan yang telah disetujui bersama, berupa kompetensi, konsistensi, konsekuensi dan kontemplasi.DD-VR, Humas Dan Komunikasi.

Otonomi Daerah Di Tarakan Memuaskan
TarakanKota.Go.Id

Otonomi Daerah Di Tarakan Borneo Memuaskan

Otonomi Daerah Di Tarakan Borneo Memuaskan
(09 Pebruari 2007) Tarakan,- Sejak bergulirnya Otonomi Daerah (Otda) di berlakukan, terutama di Kota Tarakan, banyak sekali perubahan dari tahun ke tahun. Perubahan tersebut memberikan dampak positif, terutama bagi masyarakat Tarakan yang meraskan adanya peningkatan dalam hal pelayanan publik.

Hal ini ditegaskan Direktur Eksekutif Yayasan Inovasi Pemerintah Daerah, saat bertatap muka dengan Walikota Tarakan, dr.H Jusuf SK, Rektor Universitas Borneo beserta Staff, dan Kepala Kantor/Dinas/Badan, di Ruang Pertemuan Universitas Borneo (08/02).

Menurutnya, tujuan dari Otda adalah membudayakan daerah termasuk masyarakatnya dalam bentuk meningkatkan pelayanan masyarakat, kemudian perlindungan kesejahteraan, dan penyediaan sarana-prasarana, serta menumbuh kembangkan demokrasi.

Sumber dari Otda, yakni desentralisasi atau kewenangan pusat yang diberikan kepada daerah sesuai dengan kemampuan daerah masing-masing, Dekonsentasi atau tugas pemerintah yang dimintakan kepada daerah untuk di laksanakan, namun rancangan dan kebijakan ada di tangan pemerintah pusat. Dan pendelegasian atau segala sesuatu yang di butuhkan pemerintah daerah akan diberikan oleh pemerintah pusat.

Otonomi Daerah memiliki makna, filosofi atau peningkatan kesejahteraan masyarakat, Isi Otonomi atau pelayanan kebutuhan pokok, yakni pelayanan program sektor unggulan, serta outcome dari pelaksanaan Otda adalah bagi pelayanan publik yang diberikan pemerintah, dan memberikan kepuasan melalui suatu regulasi.

Untuk pencapaian hasil pembangunan masyarakat, dasar utama yang harus diperhatikan ialah komitmen, yakni kesepakatan yang telah disetujui bersama, berupa kompetensi, konsistensi, konsekuensi dan kontemplasi.DD-VR, Humas Dan Komunikasi.

Otonomi Daerah Di Tarakan Memuaskan
TarakanKota.Go.Id
Barongsai Tarakan Borneo Juara Dunia

Barongsai Tarakan Borneo Juara Dunia

Tarakan,-Setelah tiga hari mengikuti Kejuaraan Dunia 3rd World Lion Dance Championship di Kenjeran Park Surabaya, akhirnya Tim Barongsai dari Paguyuban Marga Sosial Tionghoa Indonesia ( PSMTI ) Kota Tarakan meraih Juara Satu Dunia.

Padahal kejuaraan dunia ini diikuti oleh 12 negara, diantaranya Hongkong, Thailand, Malaysia dan negara lainnya, tak pelak usai mengikuti kejuaraan di Surabaya,tim Barongsai Tarakan nyaris tak berhenti melayani sejumlah undangan.

Kesuksesan Tim Barongsai Tarakan ini sungguh mendapatkan Apreasi yang tinggi dari Walikota Tarakan dr H Jusuf SK,yang disampaikannya dalam Pertemuan Kepala Daerah di Kantor Gubernur Senin ( 11/12/2006) lalu.

Sementara itu menurut Kadis Pariwisata Kota Tarakan Ir H Suprayitno MM,Tim Barongsai akan tiba kembali di Tarakan hari ini, Kamis(14/12). Dan sebagai ucapan bangga serta rasa terima kasih masyarakat Tarakan atas keberhasilannya, mereka akan diarak keliling kota, dengan rute Bandara Juwata-Yos Sudarso-Lingkas-Bom Panjang-Marconi dan Finish di Stadion Datu Adil, yang menurut rencana akan diterima oleh Walikota Tarakan, dr.H Jusuf SK di Stadion Datu Adil.

“Iring-iringan yang mengarak rombongan Barongsai nanti akan diikuti oleh club otomotif, seperti Comunitty Motor Tarakan (Cimot) – Tarakan Tiger Club (TTC), dan lainnya,” ujar Pa Prayit (panggilan akrab Kadis Pariwisata).

Tim Barongsai Tarakan ini sudah sering mengikuti berbagai kejuaraan baik Tingkat Nasional maupun International, maka patut dibanggakan karena kepiawaian aksi mereka dalam memainkan boneka naga telah mengharumkan nama Indonesia dan Tarakan di kancah International. Negara-negara yang lebih awal membudayakan seni asal Tiongkok ini tidak bisa berkutik melawan kepiawaian Tim Tarakan dalam memeragakan gerakan-gerakan akrobatik Khas Barongsai, bahkan Taipei dan Hongkong tidak bisa menyaingi kemampuan tim Barongsai Tarakan ini. VR-DD,Humas Dan Komunikasi

Barongsai Tarakan Juara Dunia
TarakanKota.Go.Id

Barongsai Tarakan Borneo Juara Dunia

Barongsai Tarakan Borneo Juara Dunia
Tarakan,-Setelah tiga hari mengikuti Kejuaraan Dunia 3rd World Lion Dance Championship di Kenjeran Park Surabaya, akhirnya Tim Barongsai dari Paguyuban Marga Sosial Tionghoa Indonesia ( PSMTI ) Kota Tarakan meraih Juara Satu Dunia.

Padahal kejuaraan dunia ini diikuti oleh 12 negara, diantaranya Hongkong, Thailand, Malaysia dan negara lainnya, tak pelak usai mengikuti kejuaraan di Surabaya,tim Barongsai Tarakan nyaris tak berhenti melayani sejumlah undangan.

Kesuksesan Tim Barongsai Tarakan ini sungguh mendapatkan Apreasi yang tinggi dari Walikota Tarakan dr H Jusuf SK,yang disampaikannya dalam Pertemuan Kepala Daerah di Kantor Gubernur Senin ( 11/12/2006) lalu.

Sementara itu menurut Kadis Pariwisata Kota Tarakan Ir H Suprayitno MM,Tim Barongsai akan tiba kembali di Tarakan hari ini, Kamis(14/12). Dan sebagai ucapan bangga serta rasa terima kasih masyarakat Tarakan atas keberhasilannya, mereka akan diarak keliling kota, dengan rute Bandara Juwata-Yos Sudarso-Lingkas-Bom Panjang-Marconi dan Finish di Stadion Datu Adil, yang menurut rencana akan diterima oleh Walikota Tarakan, dr.H Jusuf SK di Stadion Datu Adil.

“Iring-iringan yang mengarak rombongan Barongsai nanti akan diikuti oleh club otomotif, seperti Comunitty Motor Tarakan (Cimot) – Tarakan Tiger Club (TTC), dan lainnya,” ujar Pa Prayit (panggilan akrab Kadis Pariwisata).

Tim Barongsai Tarakan ini sudah sering mengikuti berbagai kejuaraan baik Tingkat Nasional maupun International, maka patut dibanggakan karena kepiawaian aksi mereka dalam memainkan boneka naga telah mengharumkan nama Indonesia dan Tarakan di kancah International. Negara-negara yang lebih awal membudayakan seni asal Tiongkok ini tidak bisa berkutik melawan kepiawaian Tim Tarakan dalam memeragakan gerakan-gerakan akrobatik Khas Barongsai, bahkan Taipei dan Hongkong tidak bisa menyaingi kemampuan tim Barongsai Tarakan ini. VR-DD,Humas Dan Komunikasi

Barongsai Tarakan Juara Dunia
TarakanKota.Go.Id
Buku : Tarakan "Pearl Harbor" Indonesia (1942-1945)

Buku : Tarakan "Pearl Harbor" Indonesia (1942-1945)

Judul: Tarakan "Pearl Harbor" Indonesia (1942-1945)
Penerbit: PT Primamedia Pustaka
Penulis: Iwan Santoso
Cetakan I: Maret 2005
Halaman: 190 halaman

Keadaan industri minyak Tarakan (Borneo) adalah salah satu pemicu Perang Pasifik yang terabaikan. Fakta sejarah ini terkubur oleh sudut pandang sejarah Perang Dunia II dari sisi Amerika.

PULAU Tarakan di Kalimatan Timur bisa disebut sebagai "Pearl Harbour"-nya Indonesia. Drama pertempuran berdarah yang terjadi di pulau kecil ini adalah bagian penting sejarah Indonesia. Tetapi, sejarah itu terlupakan begitu saja.

Buku ini menceritakan situasi Tarakan antara tahun 1942 hingga 1945, ketika pasukan Jepang berhasil merebut pulau ini dari tangan kolonialis Belanda.

Tarakan pun kembali berdarah-darah dan bagaikan neraka, ketika pasukan sekutu merebut kembali pulau ini yang baru saja dikuasai Jepang selama beberapa tahun.

Penulis menceritakan kisah pertempuran antara kedua pasukan secara detil. Seakan ia hadir di tengah-tengah medan laga, sehingga dapat melaporkan secara gamblang pertempuran demi pertempuran. Berikut pula kisah-kisah keseharian serdadu yang turut bertempur di pulau ini.

Pembahasan Perang Pasifik selama ini hanya seputar Pearl Harbor, perebutan Iwo Jima, kembalinya MacArthur ke Philipina, hingga bom atom Hirosima dan Nagasaki. Sejarah ala Paman Sam ini menggambarkan Amerika bangkit dari korban kekejaman agresor menjadi pahlawan perang.

Buku ini bisa menjadi pelengkap buku-buku pelajaran sejarah yang telah ada, sekaligus mempertautkan kembali rangkaian sejarah Nusantara yang terlupakan.

Tarakan adalah daratan pertama Nusantara yang diserbu bala tentara Jepang pada dini hari, 11 Januari 1942. Diawali dengan serangan udara pesawat Jepang terhadap posisi pertahanan pasukan Belanda yang lebih dahulu menguasai di sana.

Sekitar 20 ribu serdadu Kekaisaran yang dimotori Pasukan Kure, pasukan elit angkatan laut Jepang, mendarat di pantai timur Tarakan dalam dua kelompok.

Pihak Belanda berusaha bertahan, meski tanpa harapan untuk bisa mengusir tentara Nipon. Bermodalkan 1.300 serdadu Batalion VII KNIL, segelintir kapal perang ringan, pesawat tempur dan bomber.

Tak ketinggalan, para pegawai perusahaan minyak BPM (Bataafsche Maatschapij) juga dilibatkan sebagai milisi untuk membantu tentara Belanda.

Pulau kecil yang kaya minyak itu pun akhirnya bagaikan neraka. Sebelum pasukan Jepang mendarat, terlebih dahulu tentara Belanda membakar ladang-ladang minyak di Tarakan agar lawannya tidak mendapatkan pasokan bahan bakar.

Dalam pertempuran tak seimbang itu, Belanda akhirnya kalah telak. Sebagian tentaranya tewas terbubuh, dibunuh dan lainnya menjadi tawanan. Tak sedikit pula korban di pihak sipil.

Pada gilirannya terjadilah balas dendam terhadap Jepang. Lagi- lagi Tarakan menjadi neraka. Pasukan sekutu yang berintikan tentara Australia dengan bantuan Amerika Serikat (AS) mulai menggempur posisi Jepang di Tarakan.

Demikianlah perang Tarakan seolah terlupakan. Menjelang Perang Pasifik berakhir, tepat 1 Mei 1945, Tarakan digempur oleh 20 ribu serdadu Australia melawan 2.000 angkatan laut Jepang. Drama kemanusiaan babak kedua terjadi di sana.

Gempuran pasukan sekutu terhadap pasukan Jepang, secara simultan juga dilakukan di wilayah-wilayah yang dikuasi, mulai dari Malaya, Pattani, Philipina, Hongkong sampai wilayah Jepang sendiri. Hal ini menyebabkan bantuan dari negara induknya semakin sulit. Pasukan Jepang di Tarakan pun harus berjuang sendiri di tengah gempuran pasukan Australia yang telah lama menyimpan dendam kesumat. Pasukan sekutu yang sebelumnya berhasil diusir Jepang dari berbagai wilayah pendudukan di Asia, kembali bangkit.

Di Tarakan, pasukan Jepang tidak hanya kalah jumlah, tetapi teknologi persenjataan juga sudah ketinggalam dari yang dimiliki pasukan sekutu. Tetapi, jiwa patriotisme tentara Jepang yang pantang menyerah terhadap lawan, menjadikan di pihak tentara Australia banyak jatuh korban.
Sampai berakhirnya perang di Tarakan, lebih dari 2.000 tentara dari berbagai kebangsaan, tewas di sana. Dari pihak Australia, sekitar 230 tentaranya tewas dan dimakamkan di Tarakan. Ini merupakan sebuah tragedi bagi negeri Kangguru itu.

Kabar memilukan bagi rakyat Australia terjadi ketika Letnan Thomas Derrick tewas di tangan penembak gelap tentara Jepang yang bersembunyi di hutan belantara Tarakan.

Derrick dikenal sebagai sosok pemberani, pernah bertempur di Afrika, Papua, dan akhirnya gugur di Tarakan menjelang perang dunia kedua berakhir.

Korban dari pihak Jepang sendiri juga cukup besar. Tercatat lebih dari 1.500 prajurit Jepang tewas saat merebut Tarakan dari tangan Belanda hingga pertempuran terakhir dengan pasukan Australia. Tarakan, sebuah pulau kecil yang kaya minyak. Tarakan pernah menjadi ?surga? bagi kolonialis Belanda. Dari perut bumi Tarakan, selama bertahun-tahun Belanda mengisap kekayaan alam yang melimpah di sana. Begitu juga Jepang tatkala berhasil merebut pulau itu.

Namun, Tarakan juga pernah menjadi ?neraka? bagi mereka tatkala mempertahankan pulau ini. Tarakan pernah menjadi ladang pembantaian bagi kedua pasukan. Lantas akankah kawasan perairan timur Kalimantan di sekitar perairan Tarakan akan kembali membara. Kawasan ini tiba-tiba kembali memanas menyusul sengketa di perairan Blok Ambalat yang kaya minyak, antara Indonesia dan Malaysia.

Perairan timur Kalimantan, termasuk Tarakan, memang telah lama diketahui sebagai sumber minyak bumi yang menggiurkan siapa saja.

Keadaan industri minyak Tarakan adalah salah satu pemicu Perang Pasifik yang terabaikan. Fakta sejarah ini terkubur oleh sudut pandang sejarah Perang Dunia II dari sisi Amerika.
Kepulauan Nusantara, termasuk Asia Tenggara, pada dekade 1930- 1940 merupakan sumber utama bahan mentah bagi negara industri kapitalis Barat maupun Jepang. Bahan mentah, terutama pasokan bahan bakar minyak sangat vital bagi industri dan mesin perang mereka di Asia-Pasifik.

Tak pelak lagi, konfrontasi berujung pada perang terbuka di Pasifik memang ditujukan untuk menguasai sumber daya alam, terutama minyak. Sasaran utama tersebut meliputi ladang-ladang minyak di Kalimantan Timur, Palembang di Sumatera dan Cepu di Jawa Tengah.

Akankah kawasan perairan timur Kalimantan akan menjadi medan ?pertempuran? kembali oleh kaum industri-kapitalis untuk mendapatkan pasokan minyak dari wilayah ini.

Akankah pula kawasan ini menjadi ?neraka? kembali ketika sengketa Blok Ambalat harus diselesaikan dengan cara-cara konfrontasi. palopo abdurahman

sumber :
http://www.indomedia.com/bpost/052005/15/ragam/ragam1.htm
Tarakan Pearl Harbor Indonesia (1942-1945)
Tarakan History
TarakanKota.Go.Id
NetPark Tarakan Borneo (Internet Parking) Wifi 24 Jam Koneksi Gratis Untuk Masyarakat

NetPark Tarakan Borneo (Internet Parking) Wifi 24 Jam Koneksi Gratis Untuk Masyarakat

Ide Terbentuknya Internet Parking :
Pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Tarakan bertujuan untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik, semua ini didasari oleh besarnya keinginan berbagai pihak, baik Pemerintah Kota Tarakan maupun masyarakat Kota Tarakan. Untuk melaksanakan serta mendorong kegiatan-kegiatan inovasi di bidang Informasi Teknologi (IT). Oleh karena itu kami dari Kantor Pengolahan Data Kota Tarakan menciptakan Internet Parking.

Maksud :
Maksud dari Internet Parking adalah untuk memudahkan masyarakat mengakses dunia luar tanpa batas dan sebagai pembelajaran terhadap masyarakat seingga segala informasi yang diinginkan dapat terpenuhi (terkecuali situs porno, download film dan software bajakan).

Tujuan :
Tujuan dari Internet Parking adalah untuk sarana/media pelayanan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang disediakan oleh Pemerintah Kota Tarakan, sehingga masyarakat dapat berfikir secara global sesuai dengan Visi dan Misi Pemerintah.

Sasaran :
Adapun sasaran yang diharapkan dari Internet parking adalah :
Tersedianya sarana/media koneksi internet dan pelayanan masyarakat Kota Tarakan berupa titik-titik Hot Spot yang bisa di akses secara gratis.
Terbangunnya jalur informasi yang sesuai dengan keinginan masyarakat dan Pemerintah Kota Tarakan.
Pembelajaran tentang Informasi Teknologi (IT) secara menyeluruh ke masyarakat luas.
Kota Tarakan menuju Cyber City.

Waktu Online :
Setiap hari 24 jam (kebijakan baru : Jumat, 26 Januari 2007). Online Sejak November 2004 hingga Sekarang
Perangkat Online :
Peranti digital yang dilengkapi fasililitas Wi-Fi, baik berupa PC (komputer rumahan), notebook, laptop, pocket PC, Tablet PC sampai Smartphone.

Lokasi Online :
Adapun lokasi yang dapat mengakses NetPark (untuk saat ini) adalah kawasan Taman Oval Ladang (tempat anak muda nongkrong) dengan induk tower berada di depan Kecamatan Tarakan Tengah

Kontak Admin :
Beberapa cara mengontak Pengelola Netpark :
Datang langsung ke Kantor Pengolahan Data (PDE) Jl. Jend Sudirman - Gedung Gadis II Lantai 6 - Tarakan (Kaltim)
Telepon & Fax : 0551-32201
Email : netpark@tarakankota.go.id atau pde@tarakankota.go.id
Mengisi komentar Netpark di halaman ini.

Penutup :
Dengan adanya Internet Parking (Hot Spot) yang bisa di akses masyarakat luas secara gratis, akan berdampak positif terhadap SDM Kota Tarakan dan berfikiran secara Global menuju Tarakan The New Singapore.

NetPark Tarakan
TarakanKota.Go.Id